DPRD Dibantu Tim Ahli Kaji Laporan Gubernur

oleh

DPRD Kalimantan Barat akan meminta bantuan tim ahli untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Tahun 2010 yang tebalnya ribuan halaman. <p style="text-align: justify;">"Tim ahli yang dilibatkan berasal dari Universitas Tanjungpura Pontianak," kata Wakil Ketua Panitia Khusus DPRD Kalbar tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Tahun 2010, Ary Pudyanti di Pontianak, Jumat.<br /><br />Menurut dia, mereka akan mengkaji laporan tersebut dari aspek hukum, ekonomi dan politik.<br /><br />Ia menambahkan, sesuai Undang-Undang, DPRD harus mengambil sikap seputar laporan tersebut paling lambat 30 hari sejak disampaikan kepala daerah.<br /><br />Gubernur Kalbar Cornelis menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Tahun 2010 pada Senin (28/3) di Pontianak.<br /><br />Selain itu, Pansus juga akan melakukan studi banding ke daerah lain yang sudah tuntas, terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban.<br /><br />"Kami berencana ke Jawa Tengah minggu depan untuk melakukan studi banding daerah," ucap Ary Pudyanti.<br /><br />Ia menegaskan, kunjungan tersebut untuk menambah pemahaman dan wawasan mereka seputar jawaban terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Tahun 2010.<br /><br />Sementara untuk tinjauan lapangan terhadap penggunaan anggaran seperti yang tercantum dalam laporan tersebut, tidak dilakukan.<br /><br />"Karena sudah ada masukan dari Komisi-komisi di DPRD. Mereka selama ini juga menjadi mitra dari Satuan Kerja Perangkat Daerah jadi lebih mengetahui hasil di lapangan," kata politisi dari Partai Demokrat tersebut.<br /><br />Mengenai tenggat waktu 30 hari cukup atau tidak, Ary Pudyanti menilai, hal itu relatif. "Laporan akhir ini akan menjadi pelapis dari penghimpunan informasi yang diperoleh masing-masing Komisi di DPRD Kalbar," ucapnya, menegaskan.<br /><br />DPRD akan dianggap tidak memberikan pendapat kalau hingga 30 hari belum tuntas menyelesaikan kajian terhadap laporan tersebut. <strong>(phs/Ant)</strong></p>