Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kubu Raya Bambang Sridadi mengatakan, pihaknya akan mengawasi dengan ketat berbagai proyek infrastruktur di kabupaten tersebut yang terancam tidak selesai tepat waktu. <p style="text-align: justify;">"Sejauh ini kondisi cuaca yang sering hujan pastilah menjadi kendala di lapangan dan kita memahami hal itu. Namun kita akan mengawasi secara ketat agar berbagai proyek yang ada bisa selesai tepat waktu," kata Bambang di Sungai Raya, Kamis (09/12/2010).<br /><br />Lanjutnya, sebagai komisi yang membidangi pengawasan pembangunan, apapun kendala yang dihadapi kontraktor jangan sampai membuat anggaran yang sudah dialokasikan menjadi sia-sia.<br /><br />Jika hal tersebut terjadi, kata Bambang Sridadi, jelas akan menjadi preseden buruk bagi proses pembangunan di Kubu Raya.<br /><br />Menurut dia, untuk menghindarinya, pelaksana berbagai pekerjaan yang diindikasikan tidak rampung sesuai waktunya, akan segera dipanggil untuk dicari tahu di mana kendalanya.<br /><br />"Bersama dinas dan kontraktor kita akan berbagi untuk mendapat jawaban terkait masing-masing kendala mereka. Dari sana lah akan dicarikan solusi terbaik agar seluruh pengerjaan dapat rampung," ucap Bambang.<br /><br />Dari pantauannya di lapangan, beberapa kendala yang dihadapi kontraktor adalah lambatnya proses penyerahan dokumen pelaksanaan proyek.<br /><br />Belum lagi faktor cuaca yang tidak mendukung harus dicarikan solusi terbaik.<br /><br />"Bagaimanapun seluruh anggaran yang sudah dialokasikan harus bias terserap dengan semestinya," kata Bambang.<br /><br />Lanjutnya, jika banyak item pekerjaan yang tidak diselesaikan tepat waktu juga akan menjadi penilaian tersendiri dari luar.<br /><br />"Hal tersebut jelas menimbulkan kesan buruk, baik bagi legislatif maupun eksekutif," kata dia.<br /><br />Selain itu, kontraktor juga akan mendapat nilai "merah".<br /><br />"Maka dari itu, seluruh elemen yang ada di Kubu Raya harus saling berkoordinasi agar berbagai pekerjaan yang ada dapat rampung semua. Bukan malah mencari sebab akibat untuk mencari salah kontraktor," ucapnya.<strong> (phs/Ant)</strong></p>










