DPRD Tinjau UN SD Temukan Masalah Lain

oleh

Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) meninjau pelaksanaan ujian nasional tingkat Sekolah Dasar pada beberapa tempat di provinsi tersebut mengaku menemukan masalah lain saat melakukan peninjauan, Kamis. <p style="text-align: justify;">"Dalam peninjauan ke beberapa SD untuk melihat pelaksanaan UN 2011, kami tak menemukan masalah yang berkaitan dengan ujian tersebut, tapi justru menerima keluhan atau informasi lain," ungkap Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, Maitri Puspa Koesasih.<br /><br />Namun keluhan atau informasi tersebut tetap menjadi perhatian dan masukan bagi Komisi IV yang juga membidangi pendidikan, lanjut Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kalsel itu, usai melakukan peninjauan.<br /><br />Komisi IV DPRD Kalsel yang diketuai H Ansor Ramadlan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut pada kesempatan kali ini meninjau pelaksanaan UN di SDN Kertak Hanyar 1 Kabupaten Banjar serta SDN Handil Bakti Kabupaten Barito Kuala (Batola).<br /><br />Sementara keluhan atau informasi dari SDN tersebut, antara lain mereka masih kekurangan tenaga guru bidang studi, seperti bidang kesenian, olahraga kesehatan serta bidang matematika.<br /><br />Selain itu, kondisi sekolah yang sudah hampir melampaui daya tampung, sehingga perlu penambahan ruang kelas belajar, namun terbentur masalah pendanaan serta luas lahan yang tak memungkinkan lagi untuk pengembangan bangunan.<br /><br />"Sebagai contoh SDN Kertak Hanyar-7 di jalan A Yani Km7 Banjarmasin, bangunan yang ada sudah bertingkat sehingga tak mungkin lagi menambah tingkatannya, sedangkan areal pekarangan sudah sempit," ungkap wakil rakyat dari PAN tersebut.<br /><br />Oleh karena itu, mereka mengharapkan uluran tangan pemerintah provinsi (Pemprov) Kalsel dalam hal ini Dinas Pendidikan, untuk membantu penambangan atau peningkatan pengembangan bangunan sekolah.<br /><br />"Bantuan Pemprov malalui Dinas Pendidikan Kalsel itu guna percepatan penambahan dan pengembangan pembangunan gadung SD tersebut," lanjutnya mengutip permohonan lisan dari pihak SDN Kertak Hanyar-7.<br /><br />Mengenai UN 2011, menurut dia, pelaksanaannya relatif berjalan aman dan lancar, baik pada tingkat SD sederajat maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat dan Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK) sederajat.<br /><br />Begitu pula tugas kepolisian hanya sebatas pengamanan soal UN, dan mereka tak ikut dalam pengawasan ujian guna menjaga psikologis peserta ujian, demikian Maitri Puspa. <strong>(phs/Ant)</strong></p>