Dubes Thailand Diajak Tinjau Pontensi Perikanan Kalbar

oleh

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Barat Gatot Rudiono mengatakan pihaknya akan mengajak Duta Besar Thailand untuk Indonesia, Thanatip Upatising untuk keliling meninjau potensi perikanan di wilayah Kalbar agar mereka lebih mantap dalam berinvestasi ini wilayah ini. <p style="text-align: justify;">"Mereka (Thailand-red) mau kerja sama dengan kita. Mereka datang ke sini untuk pertama kalinya. Makanya dua hari ini (16/3-17/3) dia mau keliling. Karena saya di bidang perikanan, maka nanti saya akan ajak ke sentra-sentra, seperti di pelabuhan perikanan," kata Gatot di Pontianak, Rabu.<br /><br />Ia berharap terjadi kerja sama antara Thailand dan Indonesia, khususnya Kalbar, di bidang perikanan.<br /><br />Gatot menjelaskan, Kalbar punya kawasan industri perikanan dan pelabuhan. Untuk itu, dia akan mempersilakan Thailand untuk berinvestasi dan membuat unit pengolahan ikan, seperti yang telah ditawarkan sebelumnya ke Vietnam.<br /><br />"Mereka minta kepastian usaha, jangan sampai ketika mereka telah menanam modal selama satu bulan, terjadi gangguan," ujarnya saat mendampingi rombongan Dubes Thailand itu.<br /><br />Sementara itu sebelumnya Kepala Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Kalbar Zulkarnain mengatakan posisi geografis dan potensi Kalbar cukup bagus dibandingkan dengan daerah lainnya, sehingga Thailand memiliki minat yang cukup besar.<br /><br />"Untuk perizinan, akan diberlakukan ketentuan yang berlaku di kita. Kalau penanaman modal asing izinnya masih dipegang oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Jakarta. Kalau daerah masih belum dimungkinkan untuk memberikan izin penanaman modal asing," katanya.<br /><br />Ia mengatakan, pihaknya akan mendorong para pengusaha lokal bisa melakukan kontak dengan pengusaha Thailand, sementara pemerintah hanya memfasilitasi.<br /><br />Atase Pertahanan Kedubes Thailand, Apichat Punyakitiwat mengatakan Kedutaan Besar Thailand di Indonesia sendiri telah melarang perusahaan ikan Thailand menangkap ikan di laut Indonesia secara ilegal.<br /><br />"Perusahaaan perikanan di Thailand dilarang menangkap ikan di wilayah laut Indonesia tanpa ada izin terlebih dahulu. Sekarang sudah membaik, sudah ada saling membantu. Kita sudah katakan jangan membuat masalah, sebab kita adalah negara sahabat, harus menjalin hubungan yang baik," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>