Guru Resah Dua Bulan Tunjangan Belum Dibayar

oleh

Para guru di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, akhir-akhir ini resah akibat penghasilan tambahan berupa uang tunjangan daerah selama dua bulan belum dibayar oleh bendahara Dinas Pendidikan setempat. <p style="text-align: justify;">"Guru di sini resah, karena dua bulan tunjangan daerah belum dibayar," kata salah seorang yang enggan disebutkan namanya, Rabu (09/03/2011). <br /><br />Ia meminta Dinas Pendidikan, khususnya bendaharawan dapat membayarkan uang tunjangan daerah bersamaan dengan uang gaji yang diterima para guru setiap bulan. <br /><br />Selain menuntut agar tidak terlambat pembayaran uang tunjangan, ia juga meminta Dinas Pendidikan segera melakukan evaluasi terhadap juru bayar atau bendaharawan untuk lebih sigap dalam melakukan pencairan. <br /><br />&quot;Terutama pencairan dana untuk guru yang bertugas diperbatasan Kalsel-Kaltim, karena waktu bagi mereka sangat berharaga," ujarnya. <br /><br />Kepala Dinas Pendidikan Kotabaru Eko Suryadi Widodo Sahdan MM, mengakui adanya keterlambatan pembayaran uang tunjangan daerah. <br /><br />"Banyak faktor kenapa pembayaran uang tunjangan itu terlambat dibayarkan," ujarnya. <br /><br />Diantaranya, proses pencairan dari Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah, serta perlu aplikasi data yang memerlukan waktu cukup lama. <br /><br />Terlebih uang tuanjang daerah untuk guru jumlahnya cukup besar, yakni kisaran Rp2,5 miliar setiap bulan dari sekitar 2.547 orang guru di Kotabaru. <br /><br />Pada awal tahun tersebut masih menunggu pengesahan APBD Kotabaru 2011, sehingga dana tersebut tidak dapat cair sebelum disahkan oleh DPRD dan disetujui Gubernur Kalsel. <br /><br />Dia mengungkapkan, masalah lain yang juga dapat menyebabkan keterlambatan pembayaran uang tunjangan atau dana yang lainnya, adalah, masalah dari guru itu sendiri lambat menyerahkan SPJ. <br /><br />Padahal, SPJ tersebut harus diserahkaan selambat-lambatnya tanggal lima setelah menerima dana. <br /><br />Menurut Eko, uang tunjangan daerah merupakan sebuah penghargaan dari Pemkab Kotabaru terhadap kinerja guru, jadi uang tersebut baru akan dibayarkan setelah kerja atau akhir bulan, tidak seperti uang gaji yang dapat diterima setiap awal bulan. <br /><br />Dikatakan, khusus untuk uang tunjangan Januari dan Februari dinas Pendidikan telah membayar dana tersebut pada awal Maret ini. <br /><br />"Sebenarnya mau dibayar pada tanggal 25 Februari, tetapi pertimbangannya tanggal 1 Maret guru harus mengambil gaji, jadi sekalian tunjangan tersebut dibayar bersamaa dengan pengambilan gaji bulan Maret," tandasnya. <br /><br />Ditambahkan, untuk bulan-bulan berikutnya uang tunjangan daerah dapat dibayarkan setiap bulan. <strong> (phs/Ant)</strong></p>