Investasi Perbankan Di Sintang Meningkat

oleh

Bupati Sintang Milton Crosby mengatakan investasi sektor keuangan khususnya dunia perbankan di Sintang dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan pesat. <p style="text-align: justify;">"Bulan lalu, kita kedatangan bank syariah yaitu Muammalat yang membuka kantor cabang di Sintang dan sekarang muncul satu bank lagi yaitu BPR Panca Artha Graha," kata Milton Crosby pada peresmian Kantor Cabang BPR Panca Artha Graha di Sintang, Rabu (01/12/2010).<br /><br />Di Sintang, sudah ada 10 bank yang beroperasi yaitu Bank Kalbar, BRI, BNI, Mandiri, Mandiri Syariah, Danamon, Mega, Panin, Muammalat dan BPR Panca Artha Graha. Selain itu penggerak sektor keuangan lainnya yang mampu menjangkau daerah pedalaman adalah Credit Union dengan aset miliaran rupiah.<br /><br />Menurutnya, kebijakan pembangunan ekonomi Kabupaten Sintang 2010-2015 diarahkan untuk mendorong pertumbuhan dan menggerakkan perekonomian rakyat terutama di pedesaan.<br /><br />"Untuk itu tentunya kita lakukan dengan percepatan pembangunan infrastruktur dasar di pedesaan sebagai dasar mewujudkan masyarakat yang produktif, berkualitas, sejahtera dan demokratis," ujarnya.<br /><br />Menurutnya, arah kebijakan dan langkah-langkah pokok itu adalah salah satu upaya Pemerintahan Kabupaten Sintang untuk menuju penguatan sistem dan kelembagaan ekonomi.<br /><br />"Tentunya dengan beragam indikator pembangunan yang menunjang percepatan pertumbuhan ekonomi daerah," jelasnya.<br /><br />Formulasi indikator itu menurutnya adalah peningkatan produktivitas yang dapat menjamin tingkat pertumbuhan yang tinggi dan bersenimbungan.<br /><br />"Selain itu juga terjadinya peningkatan kualitas pada pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujarnya.<br /><br />Menurut dia, indikator keberhasilan pembangunan ekonomi di Kabupaten Sintang juga dapat terlihat dari terjadinya peningkatan kesejahteraan yang ditunjukan dengan peningkatan pendapatan perkapita.<br /><br />"Selain itu juga terjadinya peningkatan ketahanan dan kemandirian ekonomi daerah yang lebih bersandar pada sumberdaya yang dimiliki daerah," katanya<br /><br />Bahkan kata dia, krisis ekonomi yang melanda Kabupaten Sintang beberapa waktu lalu ternyata tidak berpengaruh pada minat masyarakat untuk mengisi tabungannya.<br /><br />"Karena kita punya komoditas andalan yang tidak terpengaruh krisis yaitu perkebunan karet, juga beragam komoditas perkebunan lainnya," jelasnya.<br /><br />Menurutnya, dari tahun ketahun, jumlah tabungan yang terhimpun dari masyarakat semakin meningkat.<br /><br />"Tentunya keinginan menabung ini juag tidak terlepas dari banyaknya fasilitas pendukung dengan segala kemudahan yang di berikan oleh lembaga perbankan maupun credit union yang ada di Sintang," kata dia.<strong> (phs/Ant)</strong></p>