Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Muhammad Iqbal Yudianoor berharap, penyediaan komputer berupa iPAD-Tablet dapat lebih mendorong kinerja anggota dewan di masa mendatang. <p style="text-align: justify;">"Jadi penyediaan iPAD-Tablet bagi anggota DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) bukan untuk gagah-gagahan, tapi guna menunjang kerja yang menjadi tugas dan fungsi selaku anggota dewan," katanya, di Banjarmasin, Jumat.<br /><br />Ia menyatakan, kelengkapan sarana transformasi informasi berupa iPAD-Tablet itu guna memperlancar komunikasi sesama anggota dewan serta antara pimpinan dan anggota, dalam melaksanakan tugas dan fungsi kedewanan.<br /><br />Keuntungan lain atas ketersediaan iPAD-Tablet dari segi data administrasi, selain dapat mengurangi tempat dan ruang, juga bisa lebih efesien dan efektif, lanjut Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Kalsel tersebut.<br /><br />"Sebagai contoh di ruangan saya sekarang banyak tumpukan kertas, sehingga selain makan banyak tempat, juga bisa membuat pusing melihat tumpukan kerta yang hampiar menggunung," katanya sambil menunjuk berkas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) gubernur 2010.<br /><br />Namun dia tak mengetahui pasti nilai anggaran untuk pengadaan iPAD-Tablet bagi anggota DPRD Kalsel yang berjumlah 55 orang itu, kecuali menyilakan bertanya kepada Sekretaris atau Sekretariat DPRD provinsi itu.<br /><br />Mengenai dampak negatif keberadaan iPAD-Tablet seperti kasus yang menimpat kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Arifinto, anggota DPR-RI, dia menyatakan, hal tersebut sangat tergantung pada sikap pribadi masing-masing.<br /><br />"Tapi saya kira masing-masing anggota DPRD Kalsel tahu akan aturan dan setiap pelanggaran akan kena sanksi," demikian Iqbal. <strong>(phs/Ant)</strong></p>














