Jalan Sangata – Rantau Pulung Terancam Putus

oleh

Jalan yang menghubungkan Ibu Kota Kabupaten Kutai Timur, Sangata (Kaltim) dengan Kecamatan Rantau Pulung kini terancam terputus akibat kerusakan parah pada infrastruktur perhubungan darat itu. <p style="text-align: justify;">Dilaporkan di Sangata, Rabu bahwa kondisi itu kini dikeluhkan warga, mengingat transportasi darat sepanjang 38 Km adalah urat nadi perekonomian rakyat di kawasan ini karena satu-satunya cara efektif menjangkau kawasan pedalaman.<br /><br />Warga kesulitan untuk memasarkan berbagai hasil bumi, sementara mereka juga kesulitan untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dari Sangata.<br /><br />Jalan longsor lagi, berlubang, licin dan hancur, itulah kondisi yang dihadapi warga saat melintasi kawasan itu.<br /><br />Kondisi itu juga yang dikeluhkan Nirwan Rais,Sekretaris Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur Kalimantan ketika melintasi kawasan itu.<br /><br />Mantan Sekretaris Kecamatan Teluk Pandan ini mengatakan bahwa jika jalan normal, Kota Sangata dengan Rantau Pulung hanya dapat ditempuh sekitar 45 menit hingga 60 menit dengan kecepatan rata-rata 55-70 kilometer perjam "Sekarang berjam-jam, ada juga warga pemilik kendaraan bermalam karena amblas dan terjebak dilubang. Naik sepeda motor saja susah tembus, apalagi naik mobil.pokoknya jalannya sudah betul-betul rusak, dan hancur," kata dia Menurut Nirwan Rais bahwa paling tidak terdapat empat titik jalan paling parah, dan satu buah jembatan terancam runtuh, karena jalan sekitar kiri dan kana mulai longsor. Tidak lama lagi jembatan akan runtuh kalau tidak segera diperbaiki, karena tanah sekitarnya mulai longsor "Kalau hujan terus turun seperti sekarang ini, maka jembatan akan runtuh, kalau jembatan runtuh maka arus transportasi Rantau Pulung (Ranpul) dipastikan terganggunggu," kata Nirwan Rais.<br /><br />Kondisi itu sudah berminggu-minggu jalan itu rusak yang mengakibatkan transportasi mulai terganggu, jalan yang masih dalam tahap pengerasan itu sudah mulai berlubang, becek, licin dan longsor.<br /><br />Rusaknya jalan Sangata- Rantau Pulung sepanjang 38 kilometer itu sangat berdampak terhadap penjualan hasil petani,karena tidak ada taksi yang sanggup melewatinya "Kondisi ini menyebabkan petani tidak bisa memasakan hasil buminya. Bahkan, sudah banyak yang membusuk ditumpuk dirumah-rumah warga," imbuh dia.<br /><br />Bertahan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Rory Taufani saat dihubungi nomor ponselnya tidak aktif, hanya terdengar nada diluar jangkauan Bupati Kutai Timur Isran Noor, diberbagai kesempatan mengatakan, kualitas jalan Rantau Pulung akan segera ditingkatkan.<br /><br />"Mulai tahun 2011 ini akan dikerjakan secara bertahap," demikian sering diucapkan Bupati Isran jika warga menanyakan hal itu.<br /><br />Dua anggota DPRD Kutai Timur, yakni, wakil Ketua Komisi III Joni dan Sekretaris Komisi III Davit Rante, mengatakan Legislatif dan Eksekutif sudah sepakat akan meningkatkan mutu jalan Rantau Pulung dengan pembiayaan sistem tahun berjalanan 2011 dan 2012 dengan dana sekitar Rp12 miliar. <strong>(das/ant)</strong></p>