Home / Tak Berkategori

Jalur Samarinda – Bontang Lumpuh Selama 10 Jam

- Jurnalis

Kamis, 21 Juli 2011 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur yang menghubungkan Kota Samarinda dengan Kota Bontang, Kalimantan Timur, lumpuh selama hampir 10 jam akibat genangan air setinggi hampir satu meter di Jalan DI Panjaitan. <p style="text-align: justify;">Dari pantauan hingga Kamis dinihari, antrean panjang kendaraan hingga lebih dua kilometer menyebabkan ratusan kendaraan terlihat tidak bisa bergerak.<br /><br />Bahkan, puluhan kendaraan pengangkut sembako dan BBM (bahan bakar minyak) yang hendak menuju Kota Bontang dan Kabupaten Kutai Timur serta Kabupaten Berau tertahan hingga berjam-jam.<br /><br />Genangan air sepanjang 300 meter di Jalan DI Panjaitan terjadi akibat hujan deras mengguyur Kota Samarinda pada Rabu (20/7) sore hingga petang.<br /><br />Kemacetan yang mulai berlangsung sejak Rabu petang pukul 18. 00 Wita menyebabkan antrean kendaraan hingga di Jalan Kesejahteraan dan Jalan PM Noor.<br /><br />"Saya sudah terjebak macet sejak pukul 19.00 Wita dan sampai saat ini belum berhasil melewati genangan air. Bahkan, selama hampir satu jam kendaraan saya tidak bergerak sama sekali akibat banyaknya kendaraan yang terjebak macet," ungkap Untung, seorang pegendara, yang ditemui saat terjebak macet di Jalan Kesejahteraan, Kamis dinihari.<br /><br />Kemacetan diperparah karena tidak adanya polisi yang terlihat mengatur antrean kendaraan tersebut agar tidak berebutan jalur.<br /><br />Hanya ada beberapa pemuda dan warga yang terlihat membantu pengendara yang terjebak macet di kawasan Simpang Tiga Jalan DI Panjaitan dengan Jalan PM Noor dan Jalan Kesjahteraan.<br /><br />"Jika ada polisi yang mengatur kendaraan yang terjebak macet ini, mungkin antrean tidak akan separah ini. Banyak pengendara yang berebutan mengambil jalur sehingga arus lalu lintas menjadi semrawut. Genangan air cukup tinggi sepanjang 300 meter itu mencapai pinggang orang dewasa sehingga banyak kendaraan yang mogok. Kendaraan yang mogok itulah menjadi penyebab lumpuhnya jalur ini karena tidak ditarik sehingga menghalangi kendaraan lain," kata seorang pemuda yang ikut membantu para sopir yang terjebak kemacetan.<br /><br />Salah seorang sopir angkutan sembako tujuan Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Rahim mengatakan, kendaraanya sudah terjebak macet selama lebih tiga jam di jalur itu.<br /><br />"Selama setengah jam kendaraan saya bergerak hanya hingga 10 meter. Padahal, sebelum tengah malam sembako ini biasanya sudah sampai di Sangatta, namun sampai pukul 02.00 Wita saya masih terjebak macet di Samarinda," kata Rahim.<br /><br />Kemacetan di jalur Samarinda – Bontang tersebut membuat sejumlah sopir terlihat turun dari kendaraannya untuk melihat genangan air sambil menunggu kendaraan lainnya bergerak.<br /><br />"Kalau kendaraan dinyalakan terus tentunya akan sangat boros BBM, sehingga saya terpaksa matikan dan baru dinyalakan saat kendaraan di depan saya mulai bergerak," ungkap pengendara lainnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 
Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral
Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas
Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran
Peringatan Isra Mi’raj di Kuala Belian Berlangsung Khidmat
Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan
100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:35 WIB

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:55 WIB

Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Senin, 19 Januari 2026 - 21:18 WIB

Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral

Senin, 19 Januari 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas

Senin, 19 Januari 2026 - 20:55 WIB

Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran

Berita Terbaru