Home / Tak Berkategori

Jangan Politisasi Perbaikan Infrastruktur

- Jurnalis

Selasa, 18 Januari 2011 - 00:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Harjono meminta perbaikan infrastruktur khususnya jalan yang menjadi tanggung jawab provinsi, tidak di `bungkus` dengan kepentingan politik. <p style="text-align: justify;">“ Pembangunan jangan di kaitkan dengan politik. Jalan yang rusak harus segera di perbaiki, jangan dekat pemilu baru di perbaiki,” kata Harjono.<br /><br />Ia mengatakan, soal kerusakan jalan yang menjadi tanggung jawan provinsi di Kabupaten Sintang, pihaknya telah mengkomonikasikan pada Bupati Sintang agar segera menyampaikan ke Gubernur untuk melakukan perbaikan.<br /><br />“ Kita minta pak Bupati untuk mengkomunikasikan hal itu, yang kemudian di tindaklanjuti dengan mengirim perwakilannya ke PU provinsi. Bisa saja, mekanismenya di perbaiki oleh Kabupaten dengan dana provinsi, atau provinsi langsung yang melakukan perbaikan,” jelasnya.<br /><br />Dikatakan Harjono, penanganan jalan provinsi di Kabupaten Sintang, memang tak bisa di tangani oleh oleh pemerintah daerah.<br /><br />“ Kita tidak bisa mengambil alih pekerjaan itu. Makanya kita hanya bisa menunggu sikap dari mereka untuk melakukan perbaikan jalan di Kabupaten Sintang yang menjadi kewenangan provinsi,” ulasnya.<br /><br />Politisi Partai Golkar ini juga mengungkapkan keprihatinnya atas kondisi jalan di Kabupaten Sintang yang merupakan jalan provinsi.<br /><br />“ Selain jalan Sintang – Kelam yang rusak parah, jalan Poros Selatan juga mengalami hal yang sama. Sudah sepatutnya provinsi melakukan perbaikan, karena selama ini UPJJ yang menangani tak optimal,” katanya.<br /><br />Ia menuturkan, khusus untuk jalan menuju Nanga Tebeidah, kondisi lobangnya sangat dalam sehingga susah di lewati.<br /><br />“ Untuk melewatinya, di perlukan mobil yang memiliki fasilitas double gardan. Bila tidak, maka siap-siap saja terbenam di Lumpur. Dengan kondisi itu, saya minta agar kondisi tersebut di perhatikan. Yang penting, jalan tersebut bisa operasional sehingga masyarakat tak harus menjadi korban jalan rusak,” tegasnya. <strong>(*)</strong></p>

Berita Terkait

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal
Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:47 WIB

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:12 WIB

Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:54 WIB

Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Berita Terbaru