JATIM Targetkan Penurunan Pengangguran 0,25 Persen

oleh

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan penurunan angka pengangguran sebesar 0,25 persen dari posisi saat ini 4,25 persen. <p style="text-align: justify;">Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan penurunan angka pengangguran sebesar 0,25 persen dari posisi saat ini 4,25 persen.<br /><br />"Akhir tahun ini kami optimistis tingkat pengangguran terbuka hanya sekitar empat persen," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jatim, Hary Soegiri, di Surabaya, Rabu.<br /><br />Untuk mengejar target tersebut pihaknya berupaya menciptakan lapangan kerja melalui peningkatan fungsi balai latihan kerja (BLK) bertaraf internasional dan lembaga latihan swasta (LLS). <br /><br />Selain itu, Disnakertransduk akan mengadakan promosi dan dialog dengan kalangan industri agar memanfaatkan tenaga kerja asal Jatim.<br /><br />"Kami sudah bekerja sama dengan 200 perusahaan yang berlokasi di Surabaya, Mojokerto Malang, Pasuruan, dan sekitarnya," katanya.<br /><br />Ia yakin kerja sama dengan 200 perusahaan itu dapat menurunkan tingkat penangguran terbuka di Jatim.<br /><br />Jumlah LLS di Jatim sampai saat ini tercatat sebanyak 980 unit. <br /><br />"Dengan melihat jumlah LLS yang begitu banyak, maka dimungkinkan tidak akan berlangsung lama jumlah pengangguran di Jatim akan habis," katanya. <br /><br />Dalam tahap awal, Disnakertransduk Jatim akan membentuk kelompok kecil yang beranggotakan 20 orang yang dilakukan secara berkelanjutan.<br /><br />"Saat ini sudah dilakukan pembinaan teknis bagi instruktur LLS. Kami beraharp LLS ini mampu mewujudkan pencanangan pengurangan pengangguran di Jatim," katanya. (Eka/Ant)</p>