Home / Tak Berkategori

Jawaban UN Beredar Melalui SMS Di Garut

- Jurnalis

Senin, 18 April 2011 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawaban soal Ujian Nasional (UN) beredar melalui pesan singkat telepon seluler SMS dari nomor tak dikenal yang diterima siswa SMK Negeri 1 Garut, Jawa Barat, Senin. <p style="text-align: justify;">Jawaban soal Ujian Nasional (UN) beredar melalui pesan singkat telepon seluler SMS dari nomor tak dikenal yang diterima siswa SMK Negeri 1 Garut, Jawa Barat, Senin.<br /><br />Beredarnya kunci jawaban melalui SMS tersebut diakui Kepala SMK Negeri 1 Garut, Dadang Djohar Arifin, yang langsung melarang peserta UN membawa telepon seluler ke dalam kelas.<br /><br />Menurut Dadang jawaban UN yang beredar melalui pesan singkat tersebut palsu karena setelah selesai ujian kemudian dicocokan ternyata dari 50 jawaban soal UN yang benar hanya delapan soal.<br /><br />"Kunci jawaban yang beredar itu salah, sangat menyesatkan dan merugikan anak-anak yang percaya dengan jawaban itu," kata Dadang yang mengetahui kunci jawaban UN beredar pada siswanya sehari sebelum pelaksanaan UN.<br /><br />Sementara itu Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, H. Mahmud, didampingi Kabid Pendidikan Menengah, Eutik Karyana, mengaku belum megetahui informasi beredarnya kunci jawaban melalui SMS yang diterima peserta UN.<br /><br />Beredarnya jawaban yang dipastikan palsu itu, Mahmud berharap kepada siswa agar jangan menghiraukannya, sehingga konsentrasi melaksankan UN tidak terganggu.<br /><br />"Kami belum dapat laporan itu (kunci jawabab beredar melalui SMS), tapi di SMKN 1 dapat laporan ada satu siswa tidak mengikuti UN karena sakit," katanya.<br /><br />Ia meyakini soal UN di Kabupaten Garut tidak terjadi kebocoran, karena dalam proses pelaksanaanya bahkan pendistribusiannya melibatkan aparat kepolisian menggunakan mobil ranger masing-masing Polsek.<br /><br />"Setiap anggota polisi bertugas mengawal pendistribusian soal ujian untuk pengamanan mencegah terjadinya kebocoran," kata Mahmud.<br /><br />Sementara itu peserta UN di Kabupaten Garut tercatat sebanyak 18.644 orang terdiri dari siswa SMA Negeri 6.411 orang, SMA swasta 1.961 orang.<br /><br />Sedangkan tingkat kejuruan, SMK Negeri 2.474 orang, SMK Swasta 4.447 orang, serta dibawah Kementerian Agama tingkat Madrasah Aliyah Negeri 777 orang, Madrasah Aliyah Swasta 2.527 orang. (Eka/Ant)</p>

Berita Terkait

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen
Realisasi APBD 2025 Kecil, Bupati Sintang Minta OPD Sering Rapat Evaluasi
UMKM Desa Kalbar Tampil di Hari Desa Nasional 2026, Kerupuk hingga Dodol Durian Paling Diminati
Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:15 WIB

Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:12 WIB

Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen

Berita Terbaru