Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan Firdaus Hazairin menghimbau calon peserta ujian nasional jangan mempercayai isu soal ujian yang bocor. <p style="text-align: justify;">"Kami menghimbau calon peserta UN jangan mudah percaya isu soal ujian bocor sehingga bisa mempengaruhi kesiapan menghadapi ujian," ujarnya di Banjarbaru, Sabtu.<br /><br />Ia meminta, calon peserta UN baik tingkat sekolah menengah pertama maupun sekolah menengah atas hendaknya percaya terhadap kemampuan diri pribadi sehingga tidak terpengaruh isu soal ujian yang bocor tersebut.<br /><br />Menurut dia, situasi menjelang pelaksaan UN cukup berpotensi dimanfaatkan sejumlah oknum yang tidak bertanggungjawab dengan menyebarkan isu kebocoran soal ujian.<br /><br />Biasanya, isu itu diiringi selebaran atau foto copy mirip soal-soal ujian yang beredar di kalangan calon peserta UN maupun dalam bentuk kunci jawaban yang disebarkan melalui pesan singkat di telepon selular.<br /><br />"Intinya, kami meminta calon peserta UN waspada dan jangan tergoda isu kebocoran soal karena akhirnya bisa merugikan peserta sendiri akibat menjawab soal dengan jawaban yang tidak benar," ungkapnya.<br /><br />Ia menyakini, kecil kemungkinan soal-soal UN yang masuk kategori dokumen negara sangat rahasia itu bocor sebelum ujian dilaksanakan karena proses pencetakan dan penggandaan soal melalui pengawasan ketat.<br /><br />Pengawasan saat proses pencetakan dan penggandaan soal dilakukan aparat kepolisian dan unsur pengawas yang ditunjuk sehingga sangat kecil kemungkinan dokumen negara itu diketahui orang luar.<br /><br />"Pengawasan dimulai dari proses pencetakan dan penggandaan soal kemudian diamankan di kantor polisi sebelum dengan sistem keamanan berlapis sehingga kecil kemungkinan soal ujian bocor," ujarnya.<br /><br />Kapolres Banjarbaru, AKBP Aby Nursetyanto, mengatakan, pihaknya menjamin keamanan soal-soal UN termasuk menjamin kerahasiaan dokumen negara yang bersifat sangat rahasia itu.<br /><br />"Soal-soal ujian tingkat SMA dan sederajat sudah diamankan di ruangan khusus sehingga kami menjamin keamanan dan kerahasiaan serta meminta calon peserta UN jangan percaya isu soal ujian yang bocor," pesannya.<br /><br />Jumlah peserta yang mengikuti ujian sekolah tingkat SD/MTs di Kota Banjarbaru sebanyak 3.358 orang, peserta ujian nasional tingkat SMP/MI sebanyak 2.762 orang dan siswa SMA/SMK/MA sebanyak 2.227 orang.<strong> (phs/Ant)</strong></p>














