Kagama Kapuas Bina Desa Basarang Dan Dadahup

oleh

Pengurus Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah membina Desa Basarang dan Dadahup sebagai tindak lanjut program organisasi itu. <p style="text-align: justify;">"Program bina desa yang kami laksanakan ini merupakan salah satu ide dalam membangun dari Kagama Kabupaten Kapuas," kata Ketua Kagama Kabupaten Kapuas yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Drs H Nurul Edy MSi di Kuala Kapuas, Jumat.<br /><br />Ia mengatakan ide untuk membuat program tersebut untuk menindaklanjuti keinginan Bupati Kapuas agar Pengurus Kagama Kabupaten Kapuas memberikan ide-ide dalam membangun Kapuas.<br /><br />Program bina desa ini dimaksudkan untuk membantu atau memfasilitasi antara aparatur dengan masyarakat desa.<br /><br />Kemudian mengindentifikasi permasalahan yang dihadapi dengan harapan melalui kegiatan tersebut dapat menggali potensi-potensi yang ada didesa.<br /><br />Sehingga dapat dikembangkan lebih luas untuk mendukung pengembangan sumber daya alam dan sumber daya manusia mengarah kepada aspek pembangunan sosial dan pembangunan ekonomi kerakyatan agar dapat berkembang, katanya.<br /><br />Desa-Desa yang akan dibina katanya akan disinergikan dengan program-program pembangunan Kabupaten Kapuas yang akan dilaksanakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Kapuas.<br /><br />Karena saat ini alumni Kagama sebanyak 115 anggota banyak tersebar di SKPD Kabupaten Kapuas sehingga usulan masyarakat akan disalurkan atau dikoordinasikan ke SKPD teknis terkait, jelasnya.<br /><br />Ide membuat program bina desa tersebut katanya sebagai wujud dari Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat yang selalu melekat pada diri setiap alumni dimanapun berada.<br /><br />"Program kegiatan bina desa ini diawali dengan memilih dua desa yaitu Desa Basarang di Kecamatan Basarang dan Desa Dadahup di Kecamatan Dadahup," katanya.<br /><br />Ia mengatakan Desa Basarang telah mengembangkan budidaya sapi dan kolam ikan, namun dalam perjalanannya masih ditemukan sejumlah kendala seperti masih kurangnya pemahaman atau pengetahuan tentang pengembangan sapi dan ikan.<br /><br />Selain itu masyarakat setempat juga mendambakan modal kerja sehingga mampu meningkatkan produksi pertanian dalam arti luas serta mengharapkan bantuan untuk pembukaan lahan pertanian.<br /><br />Sedangkan di Desa Dadahup warga mengharapkan pembangunan infratruktur fisik berupa jalan dan jembatan sebagai sarana untuk aksesibilitas masyarakat dari kecamatan ke Ibukota Kabupaten dan ke kecamatan lain.<br /><br />Kemudian pemberdayaan masyarakat dengan harapan dapat diberikan bantuan bibit karet dan pembangunan lapangan parkir di desa, ungkap Nurul Edy. <strong>(das/ant)</strong></p>