Kalbar Target Kirim Lima Ribu TKI

oleh

Kepala Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI Kalimantan Barat Cristofel de Haan menargetkan pengiriman TKI dari provinsi itu mencapai lima ribu orang tahun ini. <p style="text-align: justify;">Pihaknya tahun lalu mengirim 4.599 TKI dan tahun ini menargetkan 5 ribu orang, kata Cristofel saat Rakor Lembaga Perlindungan Calon TKI/TKI di Pontianak, Rabu (09/03/2011). <br /><br />Menurut dia, sebagian besar bekerja di perkebunan kelapa sawit dan karet. Setiap tahun sumbangan dari TKI Kalbar mencapai Rp40 miliar sampai Rp60 miliar, sedangkan secara nasional antara Rp60 triliun hingga Rp120 triliun. <br /><br />Ia mengatakan, informasi yang dihimpun sekitar 200 ribuan warga Kalbar yang bekerja di Malaysia secara keseluruhan. Namun yang legal sekitar lima ribu orang. <br /><br />Ia mengakui, tetap ada masalah dalam penempatan TKI melalui Kalbar, terutama yang tidak sesuai mekanisme yang berlaku. <br /><br />Menurut dia, kalau mengikuti prosedur yang baik dan benar akan mempersempit peluang penempatan TKI yang bermasalah. <br /><br />Ia mengakui, pengiriman TKI ke luar negeri salah satunya untuk mengurangi pengangguran. "Peluang di luar negeri memang kecil dibanding jumlah pengangguran di Indonesia, makanya harus kita tata dengan baik. Meski kecil tetapi berperan dalam menekan pengangguran," kata Cristofel de Haan. <br /><br />Ia tidak memungkiri perlu penyesuaian terhadap persyaratan menjadi TKI di Kalbar, misalnya batasan umur dan jenjang pendidikan. <br /><br />"Jenjang pendidikan misalnya minimal SMP, tetapi di Kalbar tamat SD, karena banyak penduduk Kalbar yang pendidikannya tidak lulus SD," katanya. Kebijakan lain dengan memberi toleransi kepada calon TKI asalkan bisa baca dan tulis. <strong>(phs/Ant)</strong></p>