Home / Tak Berkategori

Kalbar Usulkan Ketua Badan Narkotika Dari Kepolisian

- Jurnalis

Selasa, 5 April 2011 - 04:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Christiandy Sanjaya mengusulkan Ketua Badan Narkotika Nasional di provinsi itu dari unsur kepolisian untuk memudahkan koordinasi dan mengefektifkan kinerja. <p style="text-align: justify;">"Kerja sama dengan pihak lain, terutama kepolisian, pengawasan akan lebih efektif. Sedangkan kalau dari sipil, akan masih ada batasan," kata Christiandy Sanjaya di Pontianak, Selasa.<br /><br />Menurut dia, usulan tersebut telah disampaikan ke pihak Kepolisian Daerah Kalbar. Ia melanjutkan, Gubernur Kalbar Cornelis juga sangat setuju kalau Ketua Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalbar dari unsur kepolisian.<br /><br />Ia menambahkan, saat ini Badan Nasional Narkotika Provinsi Kalbar masih dalam masa peralihan. Sebelumnya, lembaga tersebut berupa Badan Narkotika Provinsi. "Sekarang menjadi instansi vertikal. Rencananya pelantikan akan dimulai tanggal 20 April mendatang," kata Christiandy Sanjaya.<br /><br />Jabatan ketua harian di Badan Narkotika Provinsi biasanya dipegang oleh Wakil Gubernur. Dengan berubahnya lembaga tersebut menjadi instansi vertikal, tentu tidak mungkin lagi dijabat oleh Wakil Gubernur.<br /><br />"Untuk penindakan terhadap masalah-masalah narkotika, kita masih mengandalkan pihak kepolisian," kata dia.<br /><br />Namun, ucap dia, pihaknya juga selalu mengedepankan upaya pencegahan dengan sasaran utama kalangan muda.<br /><br />"Sosialisasi ke kalangan pelajar di sekolah-sekolah karena mereka merupakan sasaran empuk peredaran narkotika dan sekaligus upaya pemahaman betapa banyak dampak negatif dari narkotika tersebut," kata Wagub Kalbar. Ia juga mengajak agar membentengi diri mulai dari tingkat keluarga.<br /><br />"Itu kunci untuk mencegah merebaknya peredaran narkotika," kata Christiandy Sanjaya.<br /><br />Kalbar termasuk daerah transit pengiriman narkoba internasional dari perairan, seperti ke Laos dan India, serta perbatasan darat dari Malaysia.<br /><br />Polres Sanggau, Sabtu (2/4), mengungkapkan upaya penyelundupan sabu-sabu seberat 6,8 kilogram atau setara Rp10,8 miliar melalui Pos Pemeriksaan Lintas Batas Entikong dari Sarawak, Malaysia. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen
Realisasi APBD 2025 Kecil, Bupati Sintang Minta OPD Sering Rapat Evaluasi
UMKM Desa Kalbar Tampil di Hari Desa Nasional 2026, Kerupuk hingga Dodol Durian Paling Diminati
Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:15 WIB

Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:12 WIB

Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen

Berita Terbaru