Provinsi Kalimantan Timur siap menggelar Pertemuan Nasional (Penas) Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) pada Juni 2011 yang bertujuan menguatkan kelembagaan petani-nelayan dan pengelola hutan. <p style="text-align: justify;"><br />"Kaltim dipercaya menjadi tuan rumah Penas KTNA 2011. Untuk itu kami telah menyiapkan segala sesuatunya seperti pembuatan jalan usaha tani, optimalisasi lahan dan lainnya," kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kaltim Edy Heflin di Samarinda, Minggu. <br /><br />Menurutnya, Penas KTNA 2011 dipusatkan di Desa Perjiwa, Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, karena di desa itu dinilai layak. Pentapan lokasi tersebut telah memiliki dasar hukum sesuai dengan surat Gubernur Kaltim No.520 tertanggal 23 Juni 2009. <br /><br />Dia menyebutkan, penas merupakan forum pertemuan atau tempat kegiatan belajar mengajar dan tukar menukar pengalaman para petani, nelayan, pengelola hutan, peneliti, penyuluh, pihak swasta dan pemerintah. <br /><br />Dari hasil pertemuan tersebut diharapkan dapat membangkitkan semangat, tanggung jawab, serta kemandirian bagi petani-nelayan dan pengelola hutan sebagai pelaku utama dalam pembangunan pertanian, perikanan, dan kehutanan. <br /><br />Penas memiliki dua tujuan, yakni tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum adalah untuk meningkatkan motivasi masyarakat pelaku agribisnis dalam pembangunan sistem dan usaha agribisnis yang berdaya saing tinggi. <br /><br />Sedangkan tujuan khusus adalah meningkatkan kepemimpinan, kemandirian, menguatkan kelembagaan petani dan nelayan guna memperbaiki akses pelayanan dan informasi untuk pengembangan dan peningkatan hubungan kemitraan. <br /><br />Tujuan khusus lainnya adalah, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, meningkatkan jiwa wirausaha dan kesadaran terhadap lingkungan. Di samping juga untuk meningkatkan apresiasi serta memacu prestasi dalam pengembangan pertanian dalam arti luas. <br /><br />Menurutnya, tema Penas 2011 adalah "Melalui Pemberdayaan Petani Nelayan dan Penguasaan Teknologi Tepat Guna, Kita Kembangkan Daya Saing Perekonomian Nasional dalam rangka Peningkatan Pendapatan Petani Nelayan". <br /><br />Tema tersebut mengandung makna sangat dalam, berkaitan dengan ketahanan pangan dan peningkatan produksi pertanian di Indonesia, apalagi Kaltim yang memiliki lahan cukup luas sehingga berpeluang dikembangkan berbagai jenis usaha tani. <br /><br />"Sasaran penas KTNA dituangkan dalam tiga sukses, yakni sukses penyelenggaraan, sukses substansi, dan sukses ekonomi kerakyatan, sehingga nantinya bisa bermanfaat bagi masyarakat luas," kata Edy.<strong> (das/ant)</strong></p>











