Kejari Sintang Maksimalkan Penanganan Korupsi 2011

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksanaan Negeri Sintang, Buchari Taslim Tuasikal mengatakan, penanganan sejumlah perkara korupsi yang sudah masuk kejaksaan akan menjadi prioritas kerja tahun depan. <p style="text-align: justify;">"Sebelum tahun ini berakhir, kami upayakan ada perkara yang sudah bisa dilimpahkan ke pengadilan negeri, selebihnya perkara yang sudah masuk akan kami maksimalkan penyelesaiannya pada tahun 2011," kata Buchari Taslim Tuasikal di Sintang, Jumat (09/12/2010).<br /><br />Tidak seperti di sejumlah daerah di Indonesia, peringatan Hari Antikorupsi Sedunia yang jatuh tiap tanggal 9 Desember, berlalu begitu saja di Sintang.<br /><br />Hanya ada apel peringatan yang dilaksanakan di halaman Kejaksaan Negeri Sintang ditambah beberapa spanduk yang dipajang oleh lembaga penegak hukum tersebut di depan kantor Kejari, kawasan Terminal Sungai Durian dan simpang TK Pertiwi yang isinya menekankan kalau pemberantasan korupsi harus dimulai dari diri sendiri.<br /><br />"Kami hanya apel dan memasang sejumlah spanduk untuk memperingatinya," kata dia.<br /><br />Tetapi, Buchari menekankan, kalau komitmen untuk memberantas korupsi dari Kejari Sintang tetap harus ada mengingat Kejari adalah ujung tombak perlawanan terhadap korupsi di daerah.<br /><br />"Kami yakin beberapa kasus yang saat ini sedang kami tangani ada yang bisa dilimpahkan ke Pengadilan Negeri dalam bulan ini," ucapnya.<br /><br />Sejumlah kasus tersebut yang sudah hampir rampung pemberkasannya dan siap dilimpahkan adalah perkara dugaan korupsi pengadaan sarana air bersih di Nanga Pak, Kecamatan Sayan, Kabupaten Melawi.<br /><br />"Dalam kasus tersebut, ada tiga orang yang kami tetapkan sebagai tersangka dan sudah dua orang yang ditahan, rencana dakwaan juga sedang kami susun," jelasnya.<br /><br />Selain itu ada kasus limpahan dari Polres Melawi yaitu pengadaan sarana air bersih di Batu Buil dan juga pembangunan jalan Mengkurai.<br /><br />"Kedua kasus ini berkas pemeriksaannya juga sudah hampir rampung, masing-masing juga sudah ditetapkan tiga tersangka," ucapnya.<br /><br />Selain itu, ia mengatakan yang akan dimaksimalkan proses pemeriksaannya untuk tahun 2011 adalah dugaan korupsi pembangunan dermaga di Kecamatan Serawai yang menelan dana sekitar Rp1 miliar.<br /><br />"Dermaga tersebut ditangani Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar dan perkaranya sudah kita naikkan ke penyelidikan," ucapnya.<br /><br />Beberapa kasus lainnya di Sintang yang juga menunggu untuk segera dituntaskan adalah dugaan korupsi pada pengelolaan Alokasi Dana Desa dari beberapa desa yang sudah dilaporkan warga ke Kejari Sintang.<br /><br />Sementara untuk di Kabupaten Melawi, kabupaten pemekaran dari Sintang, dan masih dalam wilayah tugas Kejari Sintang ada perkara dugaan korupsi pembangunan GOR dan juga dugaan mark up pengadaan mobil pemadam kebakaran.<br /><br />"Mudah-mudahan tahun 2011 sejumlah kasus yang sempat tertunda penanganan bisa kita selesaikan, kebetulan saya di Sintang juga baru beberapa bulan," ucapnya.</p>