BALIKPAPAN, KN – 100 pendidik di satuan PAUD mengikuti Sosialisasi dan Workshop Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Aula Kecamatan Balikpapan Selatan (20-21 Agustus 2024).
Kegiatan ini merupakan program kolaborasi Paguyupan Sahabat PAUD Astra (Puspa) dengan Human Initiative untuk pengurangan resiko bencana bagi anak usia dini di satuan pendidikan. Peserta berasal wilayah Balikpapan dan Penajam Paser Utara, yang turut dihadiri Bunda PAUD Kota dan Kecamatan, BPBD, Disdikbud Kota, Pengurus PUSPA Pusat, Mitra CSR Astra dan Human Initiative. Giat SPAB selama 2 hari menjadi rangkaian dalam 3 hari workshop peningkatan kompetensi PTK PAUD Provinsi Kalimantan Timur menuju layanan Pendidikan Anak Usia Dini
yang berkualitas melalui pendidikan Inklusi pada anak usia dini berkebutuhan khusus,
perlindungan, keamanan dan keselamatan di satuan PAUD.
Narasumber sesi SPAB menghadirkan BPBD Kota Balikpapan dan Tim Fasilitator Human Initiative. Dalam 2 hari tidak hanya materi pemahaman kepada para guru terkait pentingnya SPAB di lingkungan sekolah, tapi juga praktek langsung dalam menyiapkannya.Terdapat tiga pilar yang perlu di ketahui dalam SPAB yaitu menjadi Fasilitas Sekolah Aman, Manajemen Bencana di Sekolah, Pendidikan Pencegahan dan Pengurangan Risiko Bencana.
Melalui Sosialisasi dan Workshop SPAB peserta difasilitasi untuk mengenali resiko bencana, membentuk tim siaga bencana dan menerapkan prosedur kegawatdaruratan melalui simulasi bencana bersama seluruh peserta. Besar harapan dengan menguatkan di fase pra-bencana ini satuan PAUD ikut menjadi SPAB dengan menyesuaikan kondisi dan kemampuan sekolah. Setidaknya ada pengenalan terkait kebencanaan terlebih dahulu di sekolah, sehingga nantinya diharapkan dari pengenalan ini dapat menjadi pemantik untuk dimasukkan program tahunan di sekolah.
“Betapa pentingnya kita memastikan anak anak kita aman saat berada di sekolah maupun di rumah. Mengingat kondisi cuaca di Balikpapan yang sedang tinggi hujan, banjir dan longsor bisa jadi saat anak sedang di rumah atau belajar. Saya mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kegiatan ini dapat berjalan berkat dukungan seluruh pihak, semoga seluruh pendidik dapat aktif dan mempraktekkannya secara lansung dalam simulasi di sekolah,” ujar Bunda PAUD, Hj Nurlena saat membuka kegiatan.











