Kompleks Pemakaman YBS Dijadikan Wisata Religius

oleh

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat akan menata kompleks pemakaman milik Yayasan Bhakti Suci (YBS) Pontianak, untuk dijadikan kawasan wisata religius masyarakat Tionghoa baik nasional maupun mancanegara. <p style="text-align: justify;">"Kami telah melakukan pendekatan kepada pengurus YBS terkait penataan wisata religius tersebut dan mereka menyambut baik," kata Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan di Pontianak, Selasa.<br /><br />Ia menyayangkan, saat ini kesempatan emas dari berbagai kegiatan ritual keagamaan di kompleks pemakaman YBS tidak dimanfaatkan untuk menarik wisatawan religius karena belum ditata dengan baik.<br /><br />"Kalau kompleks pemakaman YBS sudah ditata dengan baik, tidak menutup kemungkinan akan menjadi kawasan tujuan untuk wisata religius baik lokal maupun mancanegara," kata Muda.<br /><br />Menurut Bupati Kubu Raya, ada beberapa agenda penting yang menjadi daya tarik tersendiri dalam wisata religius di kompleks pemakaman YBS tersebut, yakni ritual pembakaran naga yang dilakukan setahun sekali setelah Perayaan Imlek dan Cap Go Meh, dan Sembahyang Kubur bagi masyarakat Tionghoa dua kali setahun.<br /><br />"Pada saat ritual bakar naga dan sembahyang kubur tidak sedikit warga Tionghoa yang telah lama merantau di luar baik di Jakarta maupun luar negeri pulang kampung untuk menghadiri ritual tersebut," kata Bupati Kubu Raya.<br /><br />Momen tersebut hingga kini belum tergarap, karena Pemkab Kubu Raya tidak punya lahan di sekitar kompleks pemakaman YBS untuk ditata sedemikian rupa sehingga menarik untuk dikunjungi, ujarnya.<br /><br />Dia berharap, ada kerja sama yang baik antara Pemkab dan YBS sehingga bisa mengelola kawasan itu menjadi tempat yang enak untuk wisata religius.</p>