Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, dalam tahun anggaran 2011 akan merevitalisasi gedung SMP yang rusak melalui dana alokasi khusus sebesar Rp5 miliar. <p style="text-align: justify;">"Untuk perbaikan gedung sekolah rusak kita akan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) sisa angaran 2010 sebesar Rp5 miliar," kata Kepala Dinas Pendidikan Kotabaru H Eko Suryadi Widodo Syahdan, Rabu.<br /><br />Dengan didampingi Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kotabaru Rahmad, dia mengungkapkan, dana tersebut akan digunakan untuk membangun dan merehab ruang belajar di 35 sekolah yang tersebar di 20 kecamatan di Kotabaru.<br /><br />Membangun empat ruang perpustakaan dan membangun ruang kelas baru di sekolah-sekolah yang kini kondisinya sangat memprihatinkan.<br /><br />Rahmad mengakui, sampai saat ini masih banyak ditemukan gedung-gedung sekolah lanjutan pertama di daerah kecamatan kondisinya memprihatinkan, atap bocor dan plafon hancur.<br /><br />"Namun karena dana yang tersedia terbatas, dinas pendidikan terpaksa memilih sekolah yang parah untuk diprioritaskan mendapatkan dana rehab," ujarnya.<br /><br />Kepala Dinas Pendidikan berharap, pemerintah provinsi dan pusat dapat memberikan suntikan dana kepada Kabupaten Kotabaru, mengingat masih banyak gedung sekolah rusak berat dan ringan.<br /><br />Idealnya, kata dia, Kabupaten Kotabaru yang memiliki sekitar 241 sekolah dasar memiliki sedikitnya 120 sekolah lanjutan pertama.<br /><br />Namun kenyataanya, hingga saat ini Kotabaru baru memiliki 56 sekolah lanjutan pertama, sehingga masih dibutuhkan sekitar 70 sekolah SMP untuk menampung para lulusan Ssekolah dasar.<br /><br />"Belum lagi dari 56 SMP itu juga sebagian kondisinya sangat memprihatinkan," papar Eko. <strong>(phs/Ant)</strong></p>














