Kukar Siap Laksanakan Penas KTNA

oleh

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) mengaku persiapan Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) XIII-2011 sudah matang, bahkan sudah mendekati 100 persen sehingga pihaknya siap menggelar event tersebut sesuai jadwal. <p style="text-align: justify;"><br />"Saya bersyukur karena Kukar ditunjuk sebagai tuan rumah Penas KTNA XIII-2011, guna menjaga kepercayaan itu, maka saya terus memantau sekaligus menginstruksikan kepada panitia agar serius dalam mempersiapkan segala sesuatunya," kata Bupati Kukar Rita Widya Sari di Tenggarong, Senin.<br /><br />Dia melanjutkan bahwa pelaksanaan Penas KTNA XIII akan dipusatkan di Desa Perjiwa, Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara selama sepekan, yakni pada 18-24 Juni 2011.<br /><br />Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) direncanakan membuka Penas yang akan dihadiri lebih dari 30 ribu peserta se-Indonesia itu, sementara penutupan Penas KTNA direncanakan dilakukan oleh Wakil Presiden RI Boediono.<br /><br />Sedangkan persiapan yang telah dilakukan antara lain lokasi tempat penggelaran, tempat acara pembukaan di Stadion Madya Tenggarong, lokasi pameran, dan lokasi temu karya berbagai hasil pembangunan pertanian dalam arti luas.<br /><br />Sementara itu, Ketua Panitia Penas KTNA Kaltim HM Yadi Sofyan Noor mengatakan bahwa dalam rangkaian kegiatan itu juga akan dilakukan Rembug Nasional, yakni pertemuan Forum Musyawarah bagi pengurus dan anggota KTNA guna membahas permasalahan yang dihadapi.<br /><br />"Dalam forum musyawarah tersebut, para pengurus maupun anggota kelompok KTNA dari seluruh Indonesia akan membahas masalah yang dihadapi petani dan nelayan dalam pengembangan usahanya," ujar Sofyan.<br /><br />Rembug Nasional juga sekaligus sebagai bahan untuk menyusun kebijakan, rencana, program kerja, serta keputusan-keputusan strategis KTNA agar ke depan pembangunan pertanian dalam arti luas di Indonesia bisa lebih terarah.<br /><br />Rembug Nasional akan dibagi dua kegiatan, yakni rembug madya dan rembug utama. Rembug madya diikuti sekitar 70 orang peserta guna mempersiapkan rembug utama, sekaligus untuk mempersiapkan materi temu wicara dengan Presiden SBY.<br /><br />Dalam rembug madya juga akan dilakukan penyampaian laporan kegiatan yang dilaksanakan pengurus KTNA Nasional setelah satu tahun berjalan.<br /><br />Pada rembug ini akan dibahas dan dievaluasi tentang dampak anomaly perubahan iklim yang dirasakan petani dan nelayan terhadap pertanian, perikanan mupun kehutanan.<br /><br />Sedangkan rembug utama diikuti sekitar 700 peserta, terdiri dari pengurus kelompok KTNA nasional periode 2010-2015 dan Ketua Kelompok KTNA seluruh provinsi. Sedangkan kelompok KTNA tingkat kabupaten dan kota hanya sebagai peninjau. <strong>(das/ant)</strong></p>