Kutai Timur Berpotensi Hujan Ringan

oleh

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Samarinda, Rades Ishak, mengatakan, berdasarkan pengamatan dari citra satelit, Kutai Timur berpotensi hujan ringan karena terlihat konsentrasi awan. <p style="text-align: justify;">Kondisi tersebut memberi peluang pertumbuhan awan dan hujan disertai badai guntur dapat terjadi di berbagai daerah, termasuk Kalimantan Timur, yang meliputi Balikpapan, Penajam, Tenggarong, Samarinda, dan Kutai Timur <br /><br />Melalui telepon selulernya, Minggu, Raden Ishak, mengatakan, dalam tiga hari terakhir ini, hingga 4 hari ke depan, akan terjadi intensitas kumpulan awan kecil atau EDI, di bagian tengah , yang mengakibatkan uap air kental dan berpotensi timbulkan hujan lokal intensitas ringan dan cuaca mendung sepanjang hari <br /><br />"Cuaca seperti ini akan terus terjadi hingga akhir april mendatang, sebelum tiba musim kemarau yang diperkirakan akan terjadi Juni dan Juli 2011 mendatang," katanya <br /><br />Raden Ishak mengingatkan masyarakat harus waspada dengan kondisi cuaca sekarang ini, termasuk masyarakat nelayan agar waspada terhadap munculnya angin kencang yang disertai hujan lokal ringan<br /><br />Potensi gelombang laut yang timbul akibat angin kencang dan petir, menurut Raden Ishak, akan terjadi di Laut Jawa, Selat Makassar termasuk Perairan Kalimantan Timur, khususnya di perairan sepanjang Kutai Timur<br /><br />Dari pantauan di berbagai tempat di Kutai Timur, sejak pagi hari hingga siang, cuaca mendung dan hujan ringan terjadi di beberapa tempat<br /><br />Pada pukul, 04.00 wita pagi hingga pukul 06.15 wita, terjadi hujan ringan di kawasan pusat pemerintahan Bukit Pelangi, Dan kemudian terjadi hujan lokal ringan di Sangata Selatan sejak pukul 07.05 wita hingga pukul 07.45 wita<br /><br />Hujan ringan juga terjadi di Bengalon dan Rantau Pulung sejak malam hingga siang ini. Meski tidak merata, tetapi cuaca tetap mendung di berbagai tempat<br /><br />Hujan kecil turun tapi tidak terlalu lama, hanya terjadi sekitar 1 jam, saja, kata Mushan, Camat Bengalon, dan Hamka, Camat Sangata Selatan, serta Camat Rantau Pulung Poniso. <strong>(das/ant)</strong></p>