LAMS Hadiri Pertemuan Organisasi Melayu Di Filipina

Sekretaris Jendral Lembaga Adat Melayu Serantau (LAMS), Morkes Effendi menyatakan lembaga yang dipimpinnya akan menghadiri pertemuan organisasi dan kerajaan Melayu se-Asia di Filipina, 10 – 11 Desember. <p style="text-align: justify;">"Panitia akan menggelar seminar tentang masyarakat Melayu yang ada di sana. Selain itu juga dilaksanakan pertukaran seni dan budaya,&quot; kata Morkes Effendi di Sungai Raya, Rabu (09/12/2010).<br /><br />Lanjutnya, dalam pertemuan tersebut, Lembaga Adat Melayu Serantau juga akan memberikan penghargaan kepada tokoh masyarakat Melayu yang dianggap berjasa karena telah melestarikan adat dan istiadat yang saat ini sudah mulai luntur.<br /><br />"Selama ini, kita tidak mengetahui bahwa di Filipina Selatan juga ada masyarakat Melayu. Dalam pertemuan itu kita akan mengetahui bagaimana kebudayaan Melayu di sana," beber Morkes.<br /><br />Mantan Bupati Ketapang yang mendapat gelar Dato` Sri Petinggi Kyai Mangku Negeri itu juga mengatakan, LAMS merupakan organisasi yang sifatnya regional dan tersebar di beberapa negara Asia seperti Malaysia, Brunai Darusalam, dan beberapa negara lainnya.<br /><br />Dalam kegiatan yang akan digelar di Filipna tersebut, jelasnya, bisa menjadi suatu ajang silaturahim dan pertukaran informasi kebudayaan melayu.<br /><br />"Karena seperti yang kita ketahui, selama ini kebudayaan melayu yang ada di Filipina sangat jarang terekspos. Dengan adanya pertemuan tersebut, setidaknya bisa menjadi tambahan hazanah melayu di Asia," tuturnya.<br /><br />Dikatakannya, LAMS mencoba untuk mengembalikan kejayaan puak Melayu melalui kerja sama antarpuak-puak Melayu di tingkat internasional, regional serta lokal.<br /><br />"LAMS ingin menjadi rumah, jembatan, serta motor penggerak bagi kebangkitan dunia Melayu," tuturnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>