Lelang Proyek PU Kalbar Masih Manual

oleh

Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Barat masih menggunakan cara manual dalam proses lelang proyek yang nilainya sekitar Rp180 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun 2011. <p style="text-align: justify;"><br />"Sekarang masih masa transisi, tapi kami sudah siap ke proses lelang secara elektronik, di antaranya dengan menyiapkan sumber daya manusia agar mengikuti bimbingan teknis," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalbar, Jakius Sinyor di Pontianak, Jumat (25/03/2011).<br /><br />Tahapan lelang secara manual tersebut di antaranya seperti mengumumkan proyek dimaksud di media massa dan calon peserta menyiapkan berkas pendaftaran secara langsung ke panitia lelang.<br /><br />Ia melanjutkan, dengan menggunakan sistem elektronik, akan semakin menekan kemungkinan terjadi penyimpangan dalam tahapan lelang.<br /><br />"Untuk proyek dari APBN, sudah ada yang menggunakan sistem elektronik untuk lelang," kata dia menegaskan.<br /><br />Kalbar mendapat alokasi dana dari APBN Tahun 2011 hampir Rp1 triliun untuk bidang infrastruktur.<br /><br />Sedangkan dari APBD sekitar Rp180 miliar. Dana tersebut paling banyak untuk Bidang Bina Marga yakni Rp 89 miliar. "Sisanya dibagi rata antara Cipta Karya dan Sumber Daya Air," kata dia.<br /><br />Ia menambahkan, untuk Bidang Bina Marga, sudah memasuki tahapan penjelasan dari dinas kepada kontraktor.<br /><br />"Kontraktor diundang dan diberi penjelasan mengenai kondisi jalan serta hal-hal teknis lainnya," kata Jakius Sinyor.<br /><br />Setelah itu, ujar dia, baru dilanjutkan ke tahapan penawaran lelang.<br /><br />Jakius Sinyor mengatakan, saat ini sekitar 70 persen kondisi jalan terutama yang berstatus jalan nasional dalam kondisi baik. Ia menargetkan hingga tahun 2014, kondisi tersebut semakin membaik dengan pencapaian 94 persen.<strong> (phs/Ant)</strong></p>