Home / Tak Berkategori

Lima Juta Penduduk Indonesia Pecandu Narkoba

- Jurnalis

Sabtu, 9 April 2011 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekitar lima juta lebih penduduk Indonesia terdata sebagai pecandu obat terlarang narkoba. "Dari jumlah ini sepertiga di antaranya sudah terjangkit HIV/AIDS akibat sering berganti jarum suntik dan seks bebas," kata Penyuluh Badan Narkotika Nasional (BNN) Andi Prawira di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Sabtu. <p style="text-align: justify;">Sekitar lima juta lebih penduduk Indonesia terdata sebagai pecandu obat terlarang narkoba.<br />"Dari jumlah ini sepertiga di antaranya sudah terjangkit HIV/AIDS akibat sering berganti jarum suntik dan seks bebas," kata Penyuluh Badan Narkotika Nasional (BNN) Andi Prawira di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Sabtu.<br /><br />Ia mengemukakan hal itu dalam sosialisasi bahaya penggunaan obat terlarang di Islamic Centre Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang juga dihadiri Wagub Saifullah Yusuf.<br /><br />&quot;Dari kalangan remaja, jumlah pecandu narkota tercatat 1,5 juta.<br /><br />Bagi kami ini bukan persoalan besar lagi, tapi sudah menjadi bencana besar bagi anak bangsa di negeri ini," kata Andi Prawira.<br /><br />Menurut Andi, dari berbagai wilayah yang ada di Indonesia, DKI Jakarta tercatat sebagai daerah terbanyak masyarakatnya yang mengonsumsi narkoba, kemudian Jawa Barat, lalu Jawa Timur.<br /><br />"Ini kalau soal narkoba. Tapi kalau HIV/AIDS, Jawa Timur menempati urutan kedua setelah DKI Jakarta dengan hal jumlah penderitanya," terang Andi.<br /><br />Khusus untuk penderita HIV/AIDS yang merupakan dampak lanjutan dari mengonsumsi narkoba, katanya, 65 persen merupakan kaum pria dan 57 persen merupakan pria pengusaha muda.<br /><br />Pemerintah, katanya, perlu memperhatikan hal ini dengan lebih memperbanyak lagi perhatian terhadap permasalahan kasus narkoba dan penularan HIV/AIDS tersebut.<br /><br />"Salah satunya yang bisa dilakukan dengan mengoptimalkan peran serta masyarakat untuk melakukan cegah dini," kata Andi Prawira yang juga pengurus Yayasan Pondok Kasih di Surabaya itu.<br /><br />Ia mengemukakan, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan guna mencegah maraknya peredaran narkoba, yakni pencegahan dengan cara melakukan sosialisasi secara intensif akan bahaya narkoba dan penindakan bagi yang terbukti menjadi pengedar dan pengguna.<br /><br />"Yang ketiga adalah rehabilitasi dan pendampingan," katanya.<br /><br />Menurut Andi Prawira, rehabilitasi kepada pecandu narkoba ini penting, karena pengguna sebenarnya merupakan korban.<br /><br />"Jika hanya penindakan dilakukan, tanpa adanya upaya rehabilitasi, maka setelah yang bersangkutan bebas dari penjara, akan kembali melakukan kebiasaannya mengonsumsi narkoba," katanya.(Eka/Ant)</p>

Berita Terkait

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 
Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral
Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas
Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran
Peringatan Isra Mi’raj di Kuala Belian Berlangsung Khidmat
Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan
100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:35 WIB

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:55 WIB

Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Senin, 19 Januari 2026 - 21:18 WIB

Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral

Senin, 19 Januari 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas

Senin, 19 Januari 2026 - 20:55 WIB

Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran

Berita Terbaru