Hasil "quick count" (perhitungan cepat) yang dilakukan Losta Institut bersama Lembaga Survei Kaltim (LSK) memastikan, pasangan Adi Darma dan Isro Umarghani sebagai pemenang Pilkada Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim). <p style="text-align: justify;">Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota bernomer urut enam yang diusung PKS, Partai Demokrat, Hanura, PDK dan Partai Patriot itu meraih 48,58 persen suara. <br /><br />"Melihat perolehan suara pasangan Adi Darma dan Isro Umarghani cukup signifikan, kami (Losta Institute) memastikan, Pilkada Bontang hanya berlangsung satu putaran," kata Direktur Losta Institute, Uthu Unjung di Samarinda, Kamis. <br /><br />Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan saat menggelar konferensi pers setelah melihat hasil yang diperoleh suara pasangan Adi Darma dan Isro Umarghani. <br /><br />"Survei kami lakukan menggunakan metode `multistage random sampling` dengan mengambil sampel 190 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari 271 TPS yang tersebar secara proporsional ditiga kecamatan dengan sampling eror 4,8 persen," katanya. <br /><br />Pasangan nomer urut lima, Neni Moerniaeni-Irwan Arbain yang diusung gabungan 25 partai politik termasuk Partai Golkar hanya meraih 37, 25 suara. <br /><br />Peringkat ketiga diraih pasangan nomer urut empat yang didukung Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sjahid Daroini-Hasan Aidil dengan 5, 93 persen suara. <br /><br />Trend pasangan Adi Darma dan Isro Umarghani terus meningkat sejak hari ketiga sebelum pencoblosan dan berhasil meraih simpatik dari pemilih mengambang. <br /><br />"Sementara pasangan Neni Moerniaeni-Irwan Arbain, cenderung stabil. Jadi, kami melihat, figur calon wali kota dan wakil wali kota Adi Darma-Isro Umarghani menjadi salah satu penentu pada Pilkada Bontang ini," kata Uthu Unjung. <br /><br />Tiga pasangan independen, yakni Muhammad Nasution dan Agung Masupprianggono dengan nomer urut satu 4,78 persen suara, H Artahnan-Rediyono dengan nomer urut dua hanya 2,25 persen suara dan Abdul Rahman dan Nur Ali Zuraidi nomer urut tiga 1,22 persen suara. <br /><br />"Tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Bontang 2010 ini hanya 66,01 persen sehingga terdapat 33,99 persen warga tidak menggunakan hak pilihnya atau golput," kata Direktur Losta Institute itu. <br /><br />Jumlah pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada Bontang 2011-2016 sebanyak 111.822 pemilih yang menyalurkan suaranya pada 271 TPS di tiga kecamatan.<strong>(das/ant)</strong></p>

















