Pekerjaan Fisik Dinas PUPR Sekadau Sudah 90 Persen

oleh

SEKADAU – Terkait pekerjaan fisik pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sekadau tahun anggaran 2018 ini, masa kontrak rata-rata berakhir pada tanggal 5 Desember.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sekadau, Akhmad Suryadi menuturkan, sekarang masih ngantri Tes kwalitas. Apakah mutunya memenuhi syarat kontrak atau tidak.
Jika tidak, maka kita akan cari solusi yang terbaik.

“Kelemahan kita, alat tesnya kurang jadi ngantri cukup lama. Kita belum ada alat hamer test atau alat untuk mengetahui kendali mutu kuat beton dilapangan. Karna yang ada baru 1 unit, “ucapnya, Senin (19/11/18).

Ia katakan, sepanjang alat itu tidak terpakai, sabtu dan minggu personil dari Dinas PUPR Sekadau juga turun ke lapangan. Soal mutu kata dia, kondisi sekarang di musim penghujan juga memengaruhi mutu kelembaban beton.

“Saat ini pekerjaan fisik di Dinas PUPR Kabupaten Sekadau sudah mencapai 90 persen. Yang lain juga sebenarnya sudah kerja, sudah lapor hanya saja masih menunggu hasil ofname,” jelasnya.

Ditanya soal terlambat pencairan, ia katakan meja kerjanya sering kosong dan tidak ada berkas masuk. Akhmad juga minta kepada konsultan supaya membantu dan jangan dipersulit. Semua dokumen masuk tetap diproses kecuali berkas tidak lengkap, kita minta supaya Dinas Tekhnis untuk dilengkapi.

Demikian juga kata dia, dengan masa kontrak itu bervariasi. Ada juga yang sekarang sudah habis masa kontrak.

“Batas terkhir masa kontrak itu berakhir pada tanggal 5 Desember 2018,” jelasnya.

Akhmad menuturkan, sesuai dengan instruksi dari Bupati Sekadau, batas waktu pencairan sebelum tanggal 10 Desember 2018. Ia berharap kepada kontraktor supaya mempercepat administrasinya. (AS /KN)