Home / Tak Berkategori

Pembakaran Lahan Masih Terjadi Di Kotabaru

- Jurnalis

Jumat, 8 Juli 2011 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembakaran lahan untuk mulai menggarap lahan masih terjadi sejak memasuki musim kemarau di wilayah Kotabaru, Kalimantan Selatan. <p style="text-align: justify;">Pantauan wartawan ANTARA, Jumat, di sejumlah daerah di wilayah Pulau Laut Utara, Pulau Laut Tengah, Kelumpang Selatan, dan sejumlah daerah lainnya, sebelum dibakar, kayu dan semak belukar itu ditebang dan dibabat terlebih dahulu.<br /><br />Kayu dan semak belukar yang sudah mengering dikumpulkan terlebih dahulu untuk mengantisipasi agar api tidak menjalar ke lokasi lain yang menyebabkan kebakaran lebih besar.<br /><br />Membersihkan lahan dengan cara dibakar diduga dilakukan oleh warga sekitar kawasan hutan dan pemilik lahan untuk persiapan tanam padi dan palawija saat musim hujan tiba.<br /><br />"Cara tersebut paling mudah karena dapat menghemat biaya membuka lahan," kata seorang petani di Kotabaru Sholeh.<br /><br />Selain menghemat biaya pembukaan lahan, dengan cara membakar sekaligus bertujuan untuk mengurangi biaya pembelian pupuk.<br /><br />Karena kayu dan daun yang dibakar dapat menjadi pupuk, sehingga dana untuk membeli pupuk juga dapat dikurangi untuk keperluan obat-obatan (pestisida).<br /><br />"Apalagi akhir-akhir ini petani banyak yang gagal panen karena serangan hama tikus," ujarnya.<br /><br />Sebagian besar pembakaran lahan bertujuan untuk lahan pertanian, namun sebagian lainnya hanya bertujuan untuk membersihkan lahan agar tidak menjadi tempat bersarangnya binatang liar, seperti, ular, tikus dan hama pertanian.<br /><br />Kepala Bidang Tataguna dan Bina Produksi Hutan Dinas Kehutanan Kotabaru H Sukrowardi, mengatakan, saat menjabat pelaksana tugas Kepala Dinas Kehutanan Kotabaru (28/6) mulai melakukan sosialisasi tentang kebakaran hutan dan lahan dengan dinas kehutanan provinsi kepada masyarakat di Semaras, Pulau Laut Barat, Kotabaru.<br /><br />"Jauh-jauh hari kita sudah mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, dengan melakukan sosialisasi di daerah yang rawan terjadinya kebakaran," ujarnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen
Realisasi APBD 2025 Kecil, Bupati Sintang Minta OPD Sering Rapat Evaluasi
UMKM Desa Kalbar Tampil di Hari Desa Nasional 2026, Kerupuk hingga Dodol Durian Paling Diminati
Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:15 WIB

Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:12 WIB

Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen

Berita Terbaru