Home / Tak Berkategori

Pemerintah Perlu Tetapkan UMP UMKM

- Jurnalis

Kamis, 9 Desember 2010 - 06:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asosiasi Pengusaha Indonesia berharap agar ada penetapan terhadap upah minimum provinsi khusus usaha mikro kecil dan menengah di Kalimantan Selatan. <p style="text-align: justify;">Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kalsel, Adi Laksono, di Banjarmasin, Kamis (09/12/2010), mengatakan, hampir 80 persen usaha di Kalsel masuk dalam kategori UMKM dan sisanya adalah usaha menengah keatas.<br /><br />Namun, kata dia, pemerintah daerah selama ini baru memberikan perhatian terhadap penetapan UMP pada sektor industri menengah ke atas yang jumlahnya tidak terlalu banyak tersebut.<br /><br />"Pemerintah seharusnya sudah mulai mengatur UMP bagi UMKM yang 80 persen mendominasi usaha di Kalsel," katanya.<br /><br />Menurut Adi, sangat penting artinya pemisahan UMP antara UMKM dan industri menengah ke atas untuk memberikan jaminan kesejahteraan kepada buruh maupun tenaga kerja yang bergerak di seluruh sektor.<br /><br />Saat ini, tambah Adi, UMP Kalsel dibanding dengan UMP di daerah Jawa jauh lebih tinggi yaitu mencapai Rp1.026.000 bahkan tertinggi dibanding wilayah Kalimantan lainnya.<br /><br />Namun, kata dia, tingginya UMP tersebut belum menjamin kesejahteraan pekerja karena inflasi di Kalsel cukup tinggi dan terus mengalami kenaikan yang diperkirakan hingga akhir tahun mencapai 9 persen atau naik dibandig 2009 yang hanya kurang dari 4 persen.<br /><br />Selain itu, kata dia, UMP juga dinilai belum memadai bila dibandingkan dengan kebutuhan hidup layak (KHL) warga Kalsel sebesar Rp1.050.000 per bulan untuk warga yang masih lajang.<br /><br />Apalagi kata dia, untuk KHL lajang di Kabupaten Kotabaru jauh lebih tinggi lagi yaitu Rp1,2 juta per bulan. Sehingga bila dibandingkan dengan UMP masih jauh dari yang diharapkan.<br /><br />Tingginya kebutuhan hidup layak tersebut juga sangat dirasakan oleh ibu rumah tangga, yang mengeluhkan terus naiknya kebutuhan pokok terutama sektor makanan.<br /><br />Salah seorang warga Banjarmasin Miah mengatakan, saat ini untuk kebutuhan belanja makanan per hari untuk empat anggota keluarga minimal Rp40 ribu -Rp50 ribu.<br /><br />Dengan demikian, bila ditotal dalam satu bulan tidak kurang dari Rp1,2 juta itu belum termasuk untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, kesehatan juga listrik dan air.<br /><br />"Kalau dulu belanja Rp25 ribu per hari sudah cukup, kalau sekarang tidak kurang dari Rp40 ribu per hari," katanya.&lt;br /><br />Peneliti Ekonomi Muda BI Banjarmasin M Lukman Hakim mengatakan, inflasi di Banjarmasin saat ini terus meningkat tajam akibat harga kebutuhan pokok yang juga mengalami lonjakan tajam.<br /><br />Inflasi pada November, kata dia, mencapai 8,09 persen lebih tinggi dibanding inflasi nasional sebesar 6,33 persen.<br /><br />Inflasi tertinggi, kata dia, yaitu pada kelompok makanan antara lain beras, ikan gabus, emas perhiasan, bawang merah dan bahan bakar rumah tangga.<strong> (phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen
Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal
Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang
Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai
Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau
 Anastasia Minta Masyarakat Sintang Harus Melek Teknologi
Anastasia Dorong Tenaga Pendidik di Sintang Kuasai Teknologi untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pansus III DPRD Kaltara Kebut Pembahasan Dua Ranperda Strategis, Fokus SDA Kayan dan Pemberdayaan Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 16:07 WIB

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen

Minggu, 12 April 2026 - 15:07 WIB

Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal

Sabtu, 11 April 2026 - 14:24 WIB

Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang

Sabtu, 11 April 2026 - 14:18 WIB

Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai

Sabtu, 11 April 2026 - 14:14 WIB

Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play