Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, akan mengoptimalkan lahan sawah seluas 5.230 hektare guna menciptakan kawasan lumbung pangan pada 2012. <p style="text-align: justify;">Hal ini disampaikan Wakil Bupati Tabalong, H Muchlis SH saat memamparkan proposal kegiatan penyediaan dan perbaikan infrastruktur pertanian, Selasa.<br /><br />"Sesuai dengan misi Pemerintah Kabupaten Tabalong, salah satunya pembangunan sektor pertanian dengan menciptakan kawasan lumbung pangan, maka perlu dilakukan optimalisasi dan perluasan lahan pertanian," jelas Muchlis.<br /><br />Melalui optimalisasi lahan sawah, Tabalong pun menargetkan penambahan produksi padi sekitar 36.610 ton gabah kering giling (GKG) atau produktivitas 4 ton per hektare dengan indeks pertanaman 175 persen.<br /><br />"Dengan perluasan lahan pertanian diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan petani yang saat ini mencapai 7.140 orang," jelas Muchlis.<br /><br />Sementara itu, dalam rapat koordinasi Pemkab Tabalong dengan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Pusat, Kadistanakkan Tabalong IR M Saleh mengatakan, saat ini Tabalong surplus padi sekitar 30 ribu ton pada 2010 dengan produksi 117.500 ton gabah kering giling.<br /><br />"Sebenarnya kami mempunyai banyak lahan yang bisa dikembangkan untuk lahan pertanian khususnya di wilayah Selatan, sehingga target produksi padi lebih dari tujuh persen bisa tercapai," jelas Saleh.<br /><br />Sementara itu, Kasubid perluasan areal tanaman pangan, Kementerian Pertanian pusat Agus Suharyanto mengatakan, kondisi lahan pertanian di Indonesia sangat rentan sehingga bisa mempengaruhi produksi padi.<br /><br />Seperti lahan rawa lebak yang tersebar di sejumlah daerah termasuk Tabalong, yang belum bisa dimanfaatkan secara optimal sebagai lahan sawah.<br /><br />"Karena produksi padi dalam negeri tak mencukupi, kami pun sempat impor beras hingga 1,7 juta ton karena itu perlu dilakukan perbaikan infrastruktur pertanian termasuk mengoptimalkan lahan sawah," ujar Agus. <strong>(phs/Ant)</strong></p>














