Home / Tak Berkategori

Pemkab Tabalong Optimalkan Lahan Sawah 5.230 Hektare

- Jurnalis

Selasa, 19 April 2011 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, akan mengoptimalkan lahan sawah seluas 5.230 hektare guna menciptakan kawasan lumbung pangan pada 2012. <p style="text-align: justify;">Hal ini disampaikan Wakil Bupati Tabalong, H Muchlis SH saat memamparkan proposal kegiatan penyediaan dan perbaikan infrastruktur pertanian, Selasa.<br /><br />"Sesuai dengan misi Pemerintah Kabupaten Tabalong, salah satunya pembangunan sektor pertanian dengan menciptakan kawasan lumbung pangan, maka perlu dilakukan optimalisasi dan perluasan lahan pertanian," jelas Muchlis.<br /><br />Melalui optimalisasi lahan sawah, Tabalong pun menargetkan penambahan produksi padi sekitar 36.610 ton gabah kering giling (GKG) atau produktivitas 4 ton per hektare dengan indeks pertanaman 175 persen.<br /><br />"Dengan perluasan lahan pertanian diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan petani yang saat ini mencapai 7.140 orang," jelas Muchlis.<br /><br />Sementara itu, dalam rapat koordinasi Pemkab Tabalong dengan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Pusat, Kadistanakkan Tabalong IR M Saleh mengatakan, saat ini Tabalong surplus padi sekitar 30 ribu ton pada 2010 dengan produksi 117.500 ton gabah kering giling.<br /><br />"Sebenarnya kami mempunyai banyak lahan yang bisa dikembangkan untuk lahan pertanian khususnya di wilayah Selatan, sehingga target produksi padi lebih dari tujuh persen bisa tercapai," jelas Saleh.<br /><br />Sementara itu, Kasubid perluasan areal tanaman pangan, Kementerian Pertanian pusat Agus Suharyanto mengatakan, kondisi lahan pertanian di Indonesia sangat rentan sehingga bisa mempengaruhi produksi padi.<br /><br />Seperti lahan rawa lebak yang tersebar di sejumlah daerah termasuk Tabalong, yang belum bisa dimanfaatkan secara optimal sebagai lahan sawah.<br /><br />"Karena produksi padi dalam negeri tak mencukupi, kami pun sempat impor beras hingga 1,7 juta ton karena itu perlu dilakukan perbaikan infrastruktur pertanian termasuk mengoptimalkan lahan sawah," ujar Agus. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan
Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri
Pemkab Malinau Gelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Peringatan Hari Otonomi Desa
Dari Singkawang ke Boyolali, Nyarumkup Ikut Lokakarya Desa Berprestasi
Pemdes Paal Bersama DPMD Melawi dan DPMD Kalbar Ikuti Lokakarya Desa Berprestasi di Boyolali
Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau
Pemprov Kaltara Himbau PT. KIPI Serap Tenaga Kerja Lokal
Sekda Sintang Hadiri Sertijab Camat Binjai Hulu, Dorong Kades Buat Plang Nama Kampung

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:43 WIB

Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:21 WIB

Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:06 WIB

Pemkab Malinau Gelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Peringatan Hari Otonomi Desa

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:57 WIB

Dari Singkawang ke Boyolali, Nyarumkup Ikut Lokakarya Desa Berprestasi

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:24 WIB

Pemdes Paal Bersama DPMD Melawi dan DPMD Kalbar Ikuti Lokakarya Desa Berprestasi di Boyolali

Berita Terbaru