Pemkot Pontianak Kaji Pengalihan Kendaraan Roda Empat

oleh

Pemerintah Kota Pontianak sedang mengkaji pengalihan kendaraan roda empat ke atas dari arah luar kota itu untuk menggunakan jembatan Kapuas II guna mengatasi kemacetan di Kapuas I pada hari Sabtu dan Minggu. <p style="text-align: justify;">"Dalam waktu dekat kami akan melakukan uji coba pengalihan kendaraan roda empat atau lebih dari luar kota agar menggunakan Jembatan Kapuas II guna mengatasi kemacetan di Kapuas I," kata Wakil Wali Kota Pontianak Paryadi, di Pontianak, Selasa.<br /><br />Ia menjelaskan, pengalihan kendaraan roda empat itu termasuk kendaraan pribadi dari arah Kecamatan Pontianak Utara dan Timur pada Sabtu dan Minggu mulai pukul 16.00 WIB – 19.00 WIB.<br /><br />"Aturan itu hanya berlaku untuk kendaraan dari luar kota sementara kendaraan roda empat dari dalam kota tujuan luar tetap diperbolehkan," kata Paryadi.<br /><br />Wakil Wali Kota Pontianak menambahkan, pengalihan tersebut dilakukan untuk mengatasi kemacetan di jembatan Kapuas I pada jam-jam tertentu sehingga mengganggu kelancaran lalu-lintas di jembatan itu.<br /><br />Selain itu, Pemkot Pontianak akan menjadikan sejumlah jalan di kota itu menjadi satu arah, seperti Jalan Putri Candramidi dan Jalan Putri Daranante.<br /><br />"Pemberlakuan jalan satu arah ini akan dilakukan secara bertahap setelah melalui sosialisasi, semoga masyarakat mematuhinya demi kepentingan bersama," kata Paryadi.<br /><br />Akhir tahun 2010 Pemkot Pontianak juga telah mengeluarkan larangan truk atau pun kendaraan roda enam ke atas melewati jembatan Kapuas I selama 24 jam karena berdasarkan faktor keselamatan pengguna jembatan itu.<br /><br />Larangan bagi kendaraan roda enam untuk melewati jembatan Kapuas I demi menjaga keselamatan masyarakat dan jembatan dari ambruk karena tidak mampu menahan beban akibat macet.<br /><br />Sebelumnya, Pengamat Teknik Sipil Universtas Tanjungpura Pontianak, Ir Akhmadali menyatakan, berdasarkan survei yang telah mereka lakukan sejak 8-11 Desember 2010 tingkat kepadatan kendaraan yang melewati jembatan Kapuas I sudah di level E atau level kepadatan terendah sehingga berbahaya bagi keselamatan pengguna dan jembatan itu.<br /><br />"Ibarat semangkok bakso, isi dari mangkok itu sudah penuh hingga meluber keluar. Begitulah kondisi kendaraan yang melewati jembatan Kapuas I sehingga kami khawatirkan ambruk sebelum batas usianya 50 tahun dari umur sekarang 30 tahun sejak tahun 1980," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>