Pemerintah Kota Pontianak menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp1,5 miliar dari sektor pajak izin usaha penangkaran burung walet di kota itu yang kini sedang marak. <p style="text-align: justify;">"Target itu dipatok karena melihat banyaknya usaha penangkaran walet yang kini menjamur di Kota Pontianak," kata Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pontianak Ardiansyah, Selasa.<br /><br />Ia menjelaskan, target tersebut bisa saja tercapai mengingat masih banyaknya usaha penangkaran burung walet yang belum mempunyai izin sehingga belum bisa ditarik retribusi pajaknya.<br /><br />Sementara itu, Sekretaris Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kota Pontianak Yekti Sukmawati menyatakan, hingga kini baru tercatat sekitar 111 penangkaran burung walet yang memiliki izin. Diantaranya rekomendasi dari Badan Lingkungan Hidup Kota Pontianak, izin gangguan, IMB dan sertifikat tanah.<br /><br />"Untuk izin penangkaran burung walet paling tidak memiliki IMB, izin gangguan dan PBB," ujarnya.<br /><br />Data BP2T Kota Pontianak, mencatat hingga kini baru terdata sekitar 1.180 unit penangkaran burung walet di kota itu, yakni data dari Asosiasi Pengusaha Walet (Asperwa) sekitar 680 unit dan 500 terdaftar di BP2T.<br /><br />Sebelumnya, Anggota Fraksi Partai Golongan Karya, DPRD Kota Pontianak Mansyur menilai pengawasan sektor PAD di lingkungan Pemerintah Kota setempat masih lemah.<br /><br />"Buktinya sektor PAD Pemkot Pontianak tahun 2009 hanya sebesar 90,20 persen," kata Mansyur.<br /><br />PAD Pemkot tahun 2009, pada sektor retribusi daerah hanya 75,61 persen, dan PAD lain-lain yang sah hanya 54,42 persen sehingga total PAD sebesar 90,20 persen.<br /><br />"Hal itu menunjukan masih lemahnya pengawasan dalam pengelolaan penerimaan daerah," ujarnya.<br /><br />Ia meminta, Wali Kota Pontianak melakukan langkah-langkah yang tepat agar PAD di kota itu meningkat di tahun 2011.<br /><br />Menurut Fraktisi Golkar Kota Pontianak, masih banyak peluang peningkatan PAD Pemkot, karena ada beberapa sektor yang belum tersentuh, seperti usaha penangkaran burung walet yang masih belum tersentuh. <strong>(phs/Ant)</strong></p>














