Home / Tak Berkategori

Pendidikan Hiv/Aids Perlu Diajarkan Sejak Dini

- Jurnalis

Rabu, 1 Desember 2010 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya menyatakan, pendidikan mengenai penyakit HIV/AIDS perlu diajarkan sejak dini kepada para generasi muda baik itu tentang pencegahannya atau resiko apabila terkena penyakit tersebut. <p style="text-align: justify;">"Penyakit HIV/AIDS telah menimbulkan banyak kerugian jiwa dan menghancurkan generasi bangsa, oleh karena itu kami mengajak semua pihak untuk melakukan pencegahan penularannya menjadi lebih luas," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya Sanijan S Toembak, di Palangka Raya, Rabu. <br /><br />Menurut dia, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait hal tersebut juga merupakan tantangan nasional, sehingga sangat diperlukan komitmen dari instansi atau lembaga untuk serius menanggulangi masalah tersebut. <br /><br />Ia mengatakan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi mengenai bahayanya penyakit tersebut bagi diri sendiri atau orang lain, khususnya kepada para generasi muda yang sangat rentan terlibat pergaulab bebas dan narkotika. <br /><br />"Kami juga sangat bersukur karena berkat kerja keras semua pihak, akhirnya sumber daya untuk upaya penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia selama lima tahun kedepan meningkat," katanya. <br /><br />Selain itu, menurut dia sejak 1 Juli 2010 telah tersedia dana penanggulangan HIV/AIDS secara komprehensip di 33 provinsi dan 150 kabupaten/kota di Indonesia yang bersumber dari APBD, APBN serta bantuan luar negeri. <br /><br />"Namun dana bantuan dari luar negeri tersebut hanya bersifat sementara, dan bukan sumber dana utama karena tanggung jawab pelaksanaan pembangunan kesehatan merupakan kewajiban dari pemerintah sendiri," ujarnya. <br /><br />Sementara itu, ia juga mengingatkan kepada semua pihak jangan melakukan pelecahan dan menghujat kepada penderita penyakit tersebut apabila mengetahuinya, namun harus diberikan dorongan untuk menuju hidup yang lebih baik. <br /><br />"Kami mengingatkan kepada lembaga atau instansi yang menangani masalah kesehatan agar bisa memberikan informasi yang benar dan bertanggung jawab mengenai penyakit HIV/AIDS baik melalui jalur formal atau informal khususnya para generasi muda," jelasnya. <br /><br />Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar jangan sungkan untuk bertanya kepada instansi atau lembaga yang menangani masalah tersebut, dan untuk untuk itu peran aktif ditingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/keluarahan sangat diperlukan agar rakyat Indonesia terhindar dari HIV/AIDS.<strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan
Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri
Pemkab Malinau Gelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Peringatan Hari Otonomi Desa
Dari Singkawang ke Boyolali, Nyarumkup Ikut Lokakarya Desa Berprestasi
Pemdes Paal Bersama DPMD Melawi dan DPMD Kalbar Ikuti Lokakarya Desa Berprestasi di Boyolali
Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau
Pemprov Kaltara Himbau PT. KIPI Serap Tenaga Kerja Lokal
Sekda Sintang Hadiri Sertijab Camat Binjai Hulu, Dorong Kades Buat Plang Nama Kampung

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:43 WIB

Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:21 WIB

Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:06 WIB

Pemkab Malinau Gelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Peringatan Hari Otonomi Desa

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:57 WIB

Dari Singkawang ke Boyolali, Nyarumkup Ikut Lokakarya Desa Berprestasi

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:24 WIB

Pemdes Paal Bersama DPMD Melawi dan DPMD Kalbar Ikuti Lokakarya Desa Berprestasi di Boyolali

Berita Terbaru