Home / Tak Berkategori

Peringatan Tsunami ,Sebagian Warga Pesisir Gorut Berjoget

- Jurnalis

Jumat, 11 Maret 2011 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan Tsunami di kawasan Indonesia Timur, pasca Gempa berkekuatan 8,8 Skala Richter di Jepang yang juga diperkirakan berlangsung di kawasan pesisir Kabupaten Gorontalo Utara, justru direspon sebagian warga dengan memutar musik keras-keras dan berjoget di beranda rumah. <p style="text-align: justify;">Peringatan Tsunami di kawasan Indonesia Timur, pasca Gempa berkekuatan 8,8 Skala Richter di Jepang yang juga diperkirakan berlangsung di kawasan pesisir Kabupaten Gorontalo Utara, justru direspon sebagian warga dengan memutar musik keras-keras dan berjoget di beranda rumah.<br /><br />Pemandangan ini terlihat Jumat malam di sekitar kawasan pelabuhan Kwandang, Desa Katialada, salah satu titik yang dianggap rawan dan diawasi oleh Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).<br /><br />Dari hasil pemantauan, arena joget diiringi dentuman musik disko ini, berlangsung di sejumlah rumah, dengan jarak yang tidak terlalu berdekatan.<br /><br />Rizal Modanggu (22), salah seorang warga setempat mengaku hal ini dilakukan untuk menenangkan suasana di desa itu, yang pada sore tadi terlihat panik karena isu tsunami itu.<br /><br />"Kami sengaja meramaikan desa ini biar aman, karena banyak warga yang sudah pergi mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, terutama kaum perempuan, orang tua dan anak-anak," kata dia <br /><br />Rominto mosi (28), warga lainnya mengatakan, pada umumnya yang memilih bertahan menjaga dea adalah kaum lelaki, dia membenarkan alunan musik yang berdentum-dentum itu cukup membantu warga lainnya untuk tidak panik.<br /><br />Sementara itu, petugas BMKG yang memantau kondisi air laut di pelabuhan Kwandang, sejak pukul 19.00 Wita, menyatakan wilayah itu aman dari ancaman tsunami.<br /><br />"Tadi air laut sempat tenang selama kurang lebih lima menit, sekitar pukul 19.40 Wita, setelah itu normal kembali," ujar Fatuhri, petugas BMKG.<br /><br />Dia mengatakan, peringatan waspada yang sempat diberlakukan, juga telah dicabut oleh BMKG Pusat, warga setempat diimbau untuk kembali ke rumah masing-masing. (EKa/Ant)</p>

Berita Terkait

Staf Ahli Bupati Sintang Hadiri Wisuda II STT Misi Injili Indonesia
Bupati Malinau Resmikan Gedung Baru DPUPR Perkim
Bupati Sintang Buka Turnamen Sepakbola Garuda Championship 2026, Diikuti 17 Tim
Wartawan Barito Utara Bentuk Perkumpulan Pewarta sebagai Wadah Profesionalisme dan Kebersamaan
Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H
Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025
Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:45 WIB

Staf Ahli Bupati Sintang Hadiri Wisuda II STT Misi Injili Indonesia

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:00 WIB

Bupati Malinau Resmikan Gedung Baru DPUPR Perkim

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:49 WIB

Bupati Sintang Buka Turnamen Sepakbola Garuda Championship 2026, Diikuti 17 Tim

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:21 WIB

Wartawan Barito Utara Bentuk Perkumpulan Pewarta sebagai Wadah Profesionalisme dan Kebersamaan

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:57 WIB

Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H

Berita Terbaru

Kalimantan

Bupati Malinau Resmikan Gedung Baru DPUPR Perkim

Sabtu, 17 Jan 2026 - 12:00 WIB