Ketua Sub Rayon I yang juga Kepala SMP I Kota Pontianak Erryanti Rosman mengingatkan para peserta ujian nasional (UN) di Pontianak untuk mengabaikan pesan singkat (SMS) yang mengklaim tahu jawaban soal UN. <p style="text-align: justify;">Erryanti di Pontianak, Senin, mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi banyaknya pesan singkat yang bisa meresahkan siswa itu jauh hari, di antaranya melakukan sosialisasi dan mengingatkan kembali kepada peserta UN untuk lebih percaya diri.<br /><br />"Malah kami juga telah melakukan zikir bersama, Kamis (21/4) agar peserta UN bisa tenang mengerjakan soal-soal ujian tersebut dan percaya diri," kata Erryanti.<br /><br />Ia mengatakan, pelaksanaan UN hari pertama yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia berjalan lancar.<br /><br />"Tidak ada permasalahan seperti kekurangan soal ataupun lainnya. Alhamdulillah semua peserta sebanyak 391 dari SMP Negeri 1, SMP Muhammadiyah 3 dan SMP Sultan Abdurrahman hadir," katanya.<br /><br />Ia optimistis, peserta UN dari ketiga SMP itu bisa mengerjakan soal UN karena dari tiga kali melakukan ujian percobaan hasilnya lumayan bagus. "Tentunya doa kita semua sangat mereka butuhkan agar lulus pada UN tahun 2010/2011," katanya.<br /><br />Terkait kekhawatiran peserta UN terhadap sulitnya soal Matematika, dia berharap peserta UN tidak terlalu takut karena bisa berdampak negatif.<br /><br />"Yang penting percaya pada diri sendiri dan berdoa, semoga Allah SWT memberikan kesuksesan bagi hamba-Nya yang mau berusaha," katanya.<br /><br />Salah seorang peserta ujian nasional tahun ajaran 2010/2011 di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, mengaku hanya khawatir terhadap soal-soal Matematika yang akan diujiankan pada hari kedua, Selasa (26/4), dibandingkan mata pelajaran lainnya.<br /><br />"Alhamdulillah untuk soal UN Bahasa Indonesia saya bisa mengerjakannya, tapi untuk soal Matematika yang paling saya khawatirkan lebih sulit," kata Tri Nugroho salah seorang peserta UN di SMP I Pontianak.<br /><br />Ia khawatir, karena dari tiga kali mengikuti ujian percobaan di SMP I nilainya masih jauh dari harapan yakni di bawah angka nilai rata-rata 5,5.<br /><br />"Mudah-mudahan soal Matematika besok lebih mudah dari soal ujian percobaan sehingga bisa kami kerjakan," ujarnya.<br /><br />Untuk soal UN Bahasa Indonesia dirinya optimistis bisa mengerjakan diatas 70 persen. "Tetapi doa dan dukungan dari semua pihak cukup kami butuhkan," kata Tri.<br /><br />Data Diknas Kota Pontianak, mencatat peserta ujian tingkat SMP/sederajat sebanyak 9.536 siswa, diantaranya 4.576 siswa laki-laki dan 4.960 siswa perempuan dengan jadwal ujian utama 25-28 April, ujian susulan 3-6 Mei, dan pengumuman kelulusan 4 Juni. <strong>(phs/Ant)</strong></p>











