Home / Tak Berkategori

PKB: Banyak Elit Politk Memperkeruh Suasana

- Jurnalis

Rabu, 29 Desember 2010 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPR RI Marwan Jafar mengatakan, banyak elit partai politik yang seringkali memperkeruh suasana dengan pernyataan-pernyatannya yang tanpa dasar. <p style="text-align: justify;">Elit parpol itu, menurut dia di Jakarta, Rabu (29/12/2010), tidak tahu bahwa sudah ada kesepakatan untuk hal tertentu, namun justru mengelurkan pernyataan yang berseberangan dengan keputusan yang telah diambil sebelumnya. <br /><br />"Seperti pada pembahasan RUU Yogyakarta, di setgab sudah ada kesepakatan bahwa akan dibentuk tim kecil dan Pak Ical menjadi ketua tim kecil tersebut. Utusan Golkar pun telah setuju. Tapi besoknya Priyo dan Idrus membantah hal itu. Mereka gak ikut rapat tapi ikut mengomentari. Ini yang seringkali jadi kacau," tegasnya. <br /><br />Selama ini, menurut dia, seluruh agenda sudah dituntaskan di setgab, namun karena adanya masing-masing dari elit-elit partai itu memiliki agenda sendiri, hasilnya terkesan setgab tidak kompak. <br /><br />"Ini seperti orang-orang yang baru memasuki masa pubertas yang sering cari-cari perhatian," katanya. <br /><br />Elit-elit parpol seperti, kata Marwan, juga sering mencatut nama-nama elit partai lain seperti dari PKB dan PAN. Hal ini jelas sangat tidak mengenakkan karena dikesankan bahwa PKB dan PAN pun berseberangan dengan koalisi, meski pun hal itu tidak pernah dilakukan. <br /><br />"Kita gak pernah diajak bicara namun nama kita sering dicatut. (Akibatnya) PKB dinilai paling tidak konsisten mendukung koalisi. PKB tidak akan melubangi kapal yang ditumpangi bersama," katanya. <br /><br />Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional Taufik Kurniawan juga mengajak pimpinan Partai Politik Pendukung Pemerintahan SBY-Boediono untuk bersikap tenang dan tidak lagi melontarkan pernyataan yang dapat memicu konflik di internal koalisi. <br /><br />Taufik Kurniawan kepada pers di Jakarta, Selasa, menganggap pernyataan yang keluar sudah dapat dikategorikan sebagai tindakan yang "melubangi perahu sendiri". <br /><br />"Saya mengamati terkait koalisi, nampaknya sudah mengarah ke tindakan yang melubangi kapal sendiri. Kapal ini kan kita gunakan untuk mencapai tujuan menyejahterakan rakyat, janganlah dilubangi, karena kalau demikian selain tujuan bisa tidak tercapai, kita bersama pun bisa tenggelam," ujar Taufik. <br /><br />Taufik mengaku memahami jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kecewa dengan kondisi ini. <br /><br />Karena itu dirinya mengharapkan kesadaran partai-partai koalisi dengan tujuan berkoalisi, yaitu menghimpun segala sumber daya demi mencapai tujuan bersama bangsa ini. <br /><br />"Wajar kalau Presiden kecewa dengan kondisi ini. Saya harapkan semua partai koalisi merespon kekecewaan SBY terkait lemahnya soliditas koalisi," katanya. <br /><br />Dia juga mengharapkan tidak lagi muncul konflik di internal koalisi. "Kalau mengkritik yang konstruktif. Seyogyanya teman koalisi tidak melempar permasalahan koalisi ke luar," ujar Wakil Ketua DPR ini. <br /><br />PAN memilih mengikuti pola koalisi yang sudah terbangun. PAN berharap semua partai koalisi memahami konsep awal pembangunan setgab koalisi. "Kita `back to basic`, koalisi ini untuk menyamakan pendapat untuk situasi yang fundamental. Kalau yang fundamental kita tidak satu suara ya buat apa ada koalisi," kata Taufik. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan
Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027
Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang
Pemerintah Kabupaten Bulungan Gelar Kerja Bakti di Gunung Putih, Bupati Syarwani Dorong Kebangkitan Pariwisata Daerah
Polres Sintang Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Bagikan Nasi Siap Saji
Tiga Pelajar Diduga Tenggelam di Sungai Melawi, Dengan Upaya Pencarian Intensif ketiganya Berhasil di Evakuasi
Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang Hadiri Entry Meeting LKPD 2025 di BPK RI Bali, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Target WTP
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:54 WIB

Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:10 WIB

Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:28 WIB

Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:25 WIB

Pemerintah Kabupaten Bulungan Gelar Kerja Bakti di Gunung Putih, Bupati Syarwani Dorong Kebangkitan Pariwisata Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:01 WIB

Polres Sintang Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Bagikan Nasi Siap Saji

Berita Terbaru

Bulungan

Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:28 WIB