Home / Tak Berkategori

PLN Kalbar Kaji Pemadaman Kawasan Permainan Layang-Layang

- Jurnalis

Rabu, 5 Januari 2011 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat mengkaji kemungkinan pemadaman listrik di kawasan yang diketahui terdapat permainan layang-layang menggunakan benang dari kawat. <p style="text-align: justify;"><br />"Jadi, kalau ada yang main layang-layang menggunakan benang dari kawat, maka di daerah itu aliran listriknya dipadamkan," kata Deputi Manajer Komunikasi dan Hukum PLN Wilayah Kalbar M Doing di Pontianak, Rabu (05/01/2011). <br /><br />Namun, lanjut dia, tindakan itu tidak serta merta dilakukan karena akan disosialisasikan secara intensif terlebih dahulu. <br /><br />Selain itu, harus ada dukungan dari pihak eksekutif maupun legislatif Kota Pontianak. <br /><br />Ia menambahkan, Pontianak sebenarnya sudah mempunyai Peraturan Daerah No. 3 Tahun 1999 yang mengatur tentang permainan layang-layang. <br /><br />"Tetapi harus diakui Perda tersebut belum terasa dampaknya secara signifikan," kata dia. <br /><br />Di Perda No. 3 Tahun 2009 itu sendiri, ancaman hukuman bagi pelanggar adalah tiga bulan kurungan dan denda maksimal Rp50 juta. <br /><br />M Doing mengatakan, saat ini pihaknya masih mengedepankan kerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak dalam merazia pemain layang-layang. <br /><br />Layang-layang yang menggunakan benang dari kawat dapat mengganggu suplai listrik karena memicu terjadinya hubungan singkat di jaringan. <br /><br />Sejumlah kasus kematian karena layang-layang pernah terjadi di Pontianak dan sekitarnya. Pada Oktober 2010, ada satu warga yang tewas karena tersengat aliran listrik yang mengalir dari benang layang-layang yang menggunakan kawat. <br /><br />Beberapa tahun lalu, juga ada pelajar yang tewas karena lehernya terjerat tali layang-layang yang dilapis serpihan serbuk kaca. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen
Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal
Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang
Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai
Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau
 Anastasia Minta Masyarakat Sintang Harus Melek Teknologi
Anastasia Dorong Tenaga Pendidik di Sintang Kuasai Teknologi untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pansus III DPRD Kaltara Kebut Pembahasan Dua Ranperda Strategis, Fokus SDA Kayan dan Pemberdayaan Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 16:07 WIB

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen

Minggu, 12 April 2026 - 15:07 WIB

Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal

Sabtu, 11 April 2026 - 14:24 WIB

Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang

Sabtu, 11 April 2026 - 14:18 WIB

Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai

Sabtu, 11 April 2026 - 14:14 WIB

Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play