Perusahaan Listrik Negara Ranting Sambas mengoperasikan lima mesin baru dengan daya 2 megawatt sehingga daya mampu di Pusat Listrik Sambas menjadi 13.600 kilowatt. <p style="text-align: justify;">"Dengan begitu pasokan listrik untuk 11 kecamatan di Sambas aman," kata Kepala PLN Ranting Sambas, Ian Mahesa, saat dihubungi, Sabtu (01/01/2010). <br /><br />Dia mengatakan, sebelumnya daya mampu di Pusat Listrik Sambas hanya 11.600 kilowatt. Dengan begitu, kecamatan yang pasokan listriknya dari Pusat Listrik Sambas seperti Sambas, Sebawi, Teluk Keramat, Paloh, Tangaran, Jawai, Jawai Selatan, Tekarang, Galing, Sejangkung dan Subah sudah aman. <br /><br />Menurutnya, pasokan listrik kecamatan tersebut dari Sambas, berbeda dengan Tebas yang masih menggunakan sistem Pontianak. <br /><br />"Dari Rambi sampai Sebedang selama ini juga menggunakan sistem Pontianak, setelah mesin itu beroperasi jalur tersebut masuk sistem Sambas," kata Ian. <br /><br />Lebih lanjut Ian mengatakan, mesin baru sudah dioperasikan sejak, Rabu (29/12) lalu. Masing-masing mesin berkapasitas 400 KW. <br /><br />"Sebenarnya ada enam mesin yang datang. Tetapi dioperasikan hanya lima, satu lagi untuk cadangan," kata Ian. <br /><br />Setelah mesin-mesin itu optimal dioperasikan, beberapa mesin lama akan menjalani pemeliharaan. Karena memang selama ini mesin lama dipaksakan untuk beroperasi. <br /><br />"Akan tetapi, tidak semua mesin lama yang mengalami perawatan. Yang lainnya tetap beroperasi," katanya. <br /><br />Dengan tambahan mesin baru itu, PLN dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. <br /><br />"Tetapi kami juga mengimbau masyarakat sadar dengan kewajibannya membayar rekening listrik," harapnya. <br /><br />Tidak hanya mengamankan pasokan listrik untuk sebagian besar wilayah Sambas. Keberadaan mesin baru itu juga sebagai cadangan program satu juta pelanggan baru tahap kedua. <strong>(phs/Ant)</strong></p>










