PLN Targetkan Sambungan Baru Untuk 70.000 Pelanggan

oleh

Kalangan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menargetkan pada Mei mendatang di Provinsi Kalteng akan memasang sambungan baru untuk 70.000 pelanggan. <p style="text-align: justify;">"Target tersebut sudah masuk dalam program Gerakan Sehari Sejuta Sambungan tahap II, yang bertujuan meningkatkan rasio elektrifikasi sebesar 60 persen," kata General manager (GM) PT PLN Wilayah Kalselteng Musafik Suprianto, di Palangka Raya, Senin.<br /><br />Menurutnya, 70 ribu sambungan baru khusus Provinsi Kalteng tersebut diharapkan agar masyarakat di kawasan setempat yang masih belum merasakan listrik bisa segera mendapatkannya.<br /><br />Ia mengakui, target sebanyak 70 ribu sambungan di Kalteng tersebut merupakan tantangan yang cukup berat bagi pihaknya apabila tidak didukung penuh oleh pemerintah daerah (Pemda) setempat.<br /><br />"Gerakan Sehari Satu Juta Sambungan itu bertujuan untuk menunjukkan kepada masyarakat mengenai prosedur pasang baru di PLN yang mudah dan bebas dari pungutan liar oleh oknum tertentu," ucapnya.<br /><br />Ia mengungkapkan, listrik bagi masyarakat modern sudah menjadi kebutuhan pokok, oleh karena itu PLN juga wajib melayani permintaan pelanggan serta menyediakan pasokan tenaga listrik yang memadai.<br /><br />Pihaknya menjelaskan, selama 2010 di wilayah Kalselteng PLN sudah mampu melayani 98 ribu sambungan baru, dan 34 ribu diantaranya adalah masyarakat Kalteng.<br /><br />Diharapkan, apabila semuanya berjalan lancar, PLTU Asam-Asam yang baru saja dibangun bisa segera beroperasi pada Juli mendatang untuk menambah daya listrik di kawasan setempat.<br /><br />Sementara itu, secara terpisah, Wakil Gubernur Kalteng Achmad Diran sangat berharap jumlah 70 ribu sambungan baru untuk kawasan setempat jangan dikurang-kurangi lagi.<br /><br />"Masih banyak warga Kalteng yang belum dapat menikmati listrik, oleh karena itu agar semuanya bisa segera merasakan jasa yang diberikan PLN tersebut jumlah 70 ribu sambungan baru itu jangan dikurangi lagi," ujar Diran.<br /><br />Ia menegaskan, pihaknya juga akan meminta seluruh bupati atau wali kota yang ada di Kalteng untuk membantu mempercepat pelaksanaan program tersebut, demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. <strong>(das/ant)</strong></p>