PNS Harus Konsisten Jalankan Tugas

oleh

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sintang, Ginidie meminta pegawai negeri sipil di kabupaten itu bisa konsisten melaksanakan pekerjaan di tempat tugas yang telah ditetapkan. <p style="text-align: justify;">"Jangan karena ditugaskan di pedalaman, hanya sebentar saja lalu minta pindah, padahal daerah pedalaman juga sangat membutuhkan tenaganya," kata Ginidie di Sintang, Sabtu (04/12/2010).<br /><br />Menurutnya, ketika penerimaan CPNS, ada surat pernyataan semacam kontrak kerja yang ditandatangani setiap pelamar bersedia menempati tempat tugas pertama minimal lima tahun.<br /><br />"Itu sudah konsekuensi karena bersangkutan memilih tempat tugas tersebut secara sadar, artinya harus konsisten, berpikirlah untuk mengabdi bukan sekadar mencari pekerjaan," ucapnya.<br /><br />Ia mencontohkan di daerah pemilihannya Kecamatan Serawai, ada tenaga pendidik yang awal bertugas rajin datang ke sekolah yang sudah dipilihnya.<br /><br />"Namun lama kelamaan sudah mulai jarang hadir mengajar, padahal sekolah itu butuh tenaga yang selama ini hanya diisi oleh tenaga honorer," ucapnya.<br /><br />Menurutnya, dalam membina PNS, pemerintah daerah harus ada ketegasan dan lebih mengedepankan azas pemerataan.<br /><br />"Kalau memang di kota tenaga kesehatan maupun guru sudah menumpuk, jangan dulu dikabulkan permintaan mutasi sebelum ada pengganti karena daerah pedalaman juga butuh pelayanan," katanya.<br /><br />Selain itu, ia juga meminta, penjaringan PNS maupun penempatannya kalau bisa lebih diutamakan warga setempat.<br /><br />"Kalau warga setempat yang diberdayakan, kemungkinan untuk pindah itu kecil sehingga pemerataan pelayanan pemerintah melalui aparatnya hingga ke pedalaman bisa terpenuhi," imbuhnya.<br /><br />Tentunya, kata dia, dalam penerimaan PNS, pemerintah juga mesti bisa menyeleksi orang-orang yang memang mau mengabdi kepada masyarakat.<br /><br />"Seleksi itu harus menjaring orang yang siap ditempatkan dimana saja, kalau asal jaring apalagi atas dasar kedekatan dan ternyata mereka tidak efektif bekerja, kita juga yang rugi," ujarnya.<br /><br />Anggota DPRD lainnya, Mardiyansyah mengatakan perekrutan PNS sudah selayaknya memberikan prioritas bagi mereka yang sebelumnya sudah lama mengabdi di suatu daerah.<br /><br />"Saya kira banyak sekolah di pedalaman yang menggunakan jasa honorer, kalau kualifikasi pendidikannya sesuai, ada baiknya mereka yang sudah mengabdi ini diberi prioritas," ujarnya.<br /><br />Apalagi kata legislator asal Kecamatan Ketungau Hulu yang merupakan kecamatan perbatasan ini, di daerah peerbatasan maupun daerah pedalamannya lainnya sangat membutuhkan tenaga yang benar-benar siap mengabdi.<br /><br />"Saya kira kalau orang sudah terbiasa di kota, berat bagi mereka beradaptasi di pedalaman, ada baiknya diberi prioritas pada penduduk setempat agar mereka tetap konsisten menjalankan tugasnya," kata dia.<br /><br />Sandan, anggota DPRD Sintang asal Kecamatan Ambalau, kecamatan terjauh dari ibukota kabupaten, mengatakan kekurangan guru selalu jadi persoalan di daerah perbatasan.<br /><br />"Tentunya ini harus jadi perhatian serius pemerintah daerah, jangan sampai guru yang berstatus PNS malah menumpuk di kota," katanya.<br /><br />Menurutnya, di Ambalau malah ada sekolah yang tidak memiliki guru berstatus PNS.<br /><br />"Padahal untuk memajukan pendidikan, dibutuhkan tenaga pendidik yang profesional, kalau guru honorer, ruang bagi mereka kan terbatas sehingga diharapkan penempatan tenaga pendidik bisa benar-benar merata," ujarnya.<strong> (phs/Ant)</strong></p>