Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Kamis malam, mengerahkan sekitar 300 personel yang ditempatkan di beberapa gereja di Kota Pontianak dan sekitarnya untuk menjaga keamanan dalam rangka menyambut peringatan wafatnya Isa Al Masih, Jumat (22/4). <p style="text-align: justify;">"Selain menempatkan ratusan personel polisi di setiap gereja yang ada di Kota Pontianak, Polda Kalbar juga telah menyatakan siaga satu dalam rangka antisipasi teror bom," kata Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Ajun Komisaris Besar (Pol) Mukson Munandar.<br /><br />Meskipun situasi keamanan dan ketertiban masyarakat relatif kondusif, namun pihaknya tidak mau kecolongan dengan adanya teror bom seperti di Jakarta.<br /><br />"Siaga satu teror bom tidak hanya di Kalbar tetapi seluruh Indonesia berdasarkan perintah Kapolri," kata Mukson.<br /><br />Ia menjelaskan, selain menyiagakan sekitar 300 personel, Polda Kalbar juga menyiagakan personel Brimob untuk berjaga-jaga apabila memang dibutuhkan.<br /><br />"Tetapi itu sifatnya siaga tidak diturunkan langsung, tapi siap bergerak cepat apabila memang dibutuhkan," kata Kabid Humas Polda Kalbar.<br /><br />Mukson berharap, suasana kondusif di Kalbar tetap dijaga sehingga tidak mengganggu umat Kristiani yang ingin memperingati wafatnya Isa Al Masih, Jumat besok.<br /><br />"Kami mengimbau, semua lapisan masyarakat untuk turut serta dalam menjaga Kamtibmas di lingkungan masing-masing, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang bisa meresahkan. Kalau ada hal-hal yang mencurigakan sebaiknya dilaporkan pada pihak kepolisian agar cepat diambil tindakan," ujarnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>














