Kepolisian Resor Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, kini mengamankan dua objek vital untuk mencegah adanya aksi teror bom dan gangguan keamanan lainnya. <p style="text-align: justify;">"Ada dua objek vital di wilayah Kota Banjarbaru yang pengamanannya kini kami tingkatkan," ujar Kapolres Banjarbaru AKBP Aby Nursetyanto, di Banjarbaru, Sabtu.<br /><br />Ia mengatakan, dua objek vital itu adalah Bandar Udara Syamsudin Noor Banjarmasin yang terletak di Kecamatan Landasan Ulin, dan Area Pengatur Beban (APB) atau gardu induk PLN yang berlokasi di Kecamatan Cempaka.<br /><br />Menurut dia, pengamanan terhadap kedua objek vital itu sesuai instruksi pimpinan Polri terkait status siaga I yang ditetapkan pemerintah dan berlaku terhadap objek vital di seluruh wilayah Indonesia.<br /><br />Dijelaskan, pengamanan di lingkungan Bandara Syamsudin Noor dilakukan secara tertutup dengan menempatkan empat hingga lima orang anggota kepolisian berpakaian preman sehingga tidak terkesan mencolok.<br /><br />"Lingkungan bandara merupakan ruang publik dan pusat pelayanan umum sehingga pengamanan dilakukan secara tertutup agar masyarakat yang berada di sekitarnya tidak merasa terganggu," ungkapnya.<br /><br />Selain pengamanan yang dilakukan anggota, kata dia, pihaknya juga berkoordinasi dengan pengamanan internal bandara sehingga apabila sewaktu-waktu terjadi sesuatu bisa diantisipasi sedini mungkin.<br /><br />Dikatakan, sejauh ini ancaman terhadap bandara kebanggaan masyarakat Provinsi Kalsel itu baik melalui pesan singkat maupun paket mencurigakan tidak terjadi dan diharapkan suasana kondusif terus terjaga.<br /><br />Sementara, pengamanan terhadap Area Pengatur Beban atau Gardu Induk milik PLN yang merupakan fasilitas utama pemasok aliran listrik bagi Provinsi Kalsel maupun Kalteng dilakukan melalui koordinasi.<br /><br />"Koordinasi dilakukan dengan satuan pengamanan yang bertugas di lingkungan APB atau Gardu Induk di samping patroli rutin yang dilakukan minimal satu kali dalam sehari ke lokasi tersebut," ujarnya.<br /><br />Ditambahkan, pihaknya juga menginstruksikan anggota kepolisian di tingkat Kepolisian Sektor (Polsek) makin meningkatkan patroli terutama di sepanjang jalur saluran udara tegangan tinggi (Sutet) yang ada di kota itu.<br /><br />"Sepanjang jalur Sutet rawan pencurian terutama materialnya yang berharga cukup mahal sehingga kami sudah instruksikan patroli tingkat Polsek memantau fasilitas pendukung pasokan listrik tersebut," katanya.<strong> (phs/Ant)</strong></p>














