Polres Ketapang Amankan Warga Diduga Aliran Sesat

oleh

Kepolisian Resor Ketapang, Kalimantan Barat mengamankan Is (24), warga Sukabangun, karena diduga oleh masyarakat melakukan kegiatan keagamaan yang melenceng dari ajaran Islam. <p style="text-align: justify;">"Is sempat diamankan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan," kata Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, AKBP Suhadi SW di Pontianak, Rabu malam (23/03/2011).<br /><br />Namun, lanjut dia, kini Is sudah dikembalikan karena indikasi ajaran sesat tidak ditemukan.<br /><br />Menurut Suhadi, pemahaman mengenai ajaran agama Islam yang rendah membuat Is seolah berbeda.<br /><br />"Misalnya, ketika ditanyakan, ia lebih memilih zikir karena membuatnya tenang," kata Suhadi SW.<br /><br />Ia berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu apa pun terkait kasus tersebut.<br /><br />Informasi yang dihimpun, Is merupakan warga warga Gang Radam, Jalan Gajah Mada, Sukabangun. Ia yang bekerja sebagai tukang bangunan, diamankan pihak Polres Ketapang pada Selasa (22/3).<br /><br />Is saat itu tengah bekerja membangun rumah walet di Tanjung Pasar, Kecamatan Muara Pawan.<br /><br />Polisi mendapat laporan dari masyarakat yang curiga dengan kegiatan yang dilakukan Is. Misalnya saat berzikir, di ruang yang gelap dan suara keras.<br /><br />Is tidak sendiri, melainkan bersama beberapa orang yang diduga masyarakat adalah pengikutnya.<br /><br />Ketapang berada di selatan Kota Pontianak dengan jarak sekitar 400 kilometer. Ketapang ditempuh melalui jalur sungai dan udara dari Pontianak.<strong> (phs/Ant)</strong></p>