Polres Sintang akan mengerahkan 2/3 dari kekuatan personelnya dalam mengamankan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2011. 2/3 kekuatan tersebut berjumlah sekitar 269 personel Polisi yang juga ditambah instansi sektoral lainnya. Hal tersebut disampaikan Kapolres Sintang Ajun Komisaris Besar (Pol) Firly Ruspang Samosir, Selasa (21/12/2010) usai memimpin Rapat Koordinasi Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Mapolres Sintang. <p style="text-align: justify;">Menurutnya, dalam Pengamanan tersebut akan dibentuk empat pos PAM yang didasarkan pada peta kerawanan lakalantas. Pada empat pos tersebut terdapat dua terpadu yang lengkap yang terdiri dari dinas terkait dalam pengamanan tersebut.<br /><br />"Jalur yang menjadi prioritas adalah jalur dimana arus kendaraan dari dan ke Sintang yang dipergunakan masyarakat bepergian untuk merayakan Natal dan menjelang Tahun Baru," kata Firly.<br /><br />Dijelaskan empat pos tersebut berada di terminal Sungai Ukoi yang terpadu dengan terminal Sungai Durian. Sedangkan untuk Pos PAM sendiri berada di Sungai Tebelian dan Pasar Inpres.<br /><br />"Itu juga akan diperkuat dengan pos-pos Polisi yang sudah ada," jelasnya.<br /><br />Untuk personel disetiap pos, sambungnya, berjumlah 8 personel untuk Pos Pam, sedangkan yang terpadu berjumlah 18 personel yang akan memberikan pelayanan kamtibsercar dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.<br /><br />"Operasi ini operasi lilin yang merupakan operasi kemanusiaan yang akan berlangsung selama 10 hari," kata Firly.<br /><br />Operasi Lilin ini akan dimulai pada tanggal 23 Desember 2010 dan akan berakhir pada H+2 Januari 2011. Khusus untuk Polsek-Polsek lebih ditekankan kepada pengamanan sektor atau wilayah masing-masing.<br /><br />Kapolres Sintang juga menghimbau kepada masyarakat yang akan berpergian keluar kota Sintang dengan kendaraan agar mempersiapkan diri dengan baik, terutama kelengkapan kendaraan serta surat kendaraan. Khusus mereka yang menggunakan angkutan umum agar juga mempersiapkan diri dengan Kartu Identitas atau KTP.<br /><br />"Kepada masyarakat yang akan bepergian ataupun melakukan ibadat pada malam Natal dan hari Natalnya, tidak henti-hentinya kami menghimbau agar memastikan dengan benar keadaan rumah sebelum ditinggalkan," tegasnya.<br /><br />Ditambahkan, jika masyarakata akan meninggalkan rumah dalam waktu lama, juga dimintakan agar melaporkan kepada petugas, sehingga dapat dilakukan patroli.<br /><br /><br /><strong>Pengamanan Kebaktian Natal</strong><br /><br />Sementara khusus untuk pengamanan rumah ibadah selama pelaksanaan kebaktian perayaan Malam Natal dan Hari natal, pihak kepolisian Sintang juga akan menerjunkan personel Polri dengan dibackup oleh instansi yang tergabung dalam operasi Lilin 2010. <br /><br />"Sudah ada 15 surat dari 15 gereja yang meminta kepada kita untuk pengamanan saat malam natal dan hari natal," katanya.<br /><br />Untuk pengamanan tempat ibadah selama perayaan Malam Natal dan hari Natal, Polres Sintang menerjunkan 6 personel yang dua diantaranya adalan dari satuan Lalulintas ditambah dengan patroli mobile.<br /><br />Kapolres juga menyatakan secara nasional, operasi lilin ini juga dilakukan untuk menanggulangi berbagai ancaman, khususnya aksi teror yang akan mengganggu jalannya pelaksanaan ibadah di seluruh Indonesia.<br /><br />"Selain pengamanan jalur lalulintas, orang dan barang, yang terpenting adalah isu-isu terorisme tetap akan kita pantau dan menjadi bagian terpenting dari pelaksanaan operasi lilin ini," pungkasnya.<strong> (phs)</strong></p>










