Presiden Perintahkan Kejaksaan Tuntaskan Kasus Pajak

oleh

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan Kejaksaan Agung untuk mengusut tuntas kasus kejahatan pajak, sehingga keuangan negara bisa diselamatkan. <p style="text-align: justify;">"Harap mengusut kasus kejahatan pajak," kata Presiden Yudhyono saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kejaksaan Tahun 2010 di Istana Negara, Jakarta, Senin (13/12/2010).<br /><br />Yudhoyono menjelaskan, pajak adalah sumber pendapatan terbesar bagi Indonesia. Menurut presiden, sekitar 80 persen pendapatan negara berasal dari sektor pajak.<br /><br />"Jadi kalau ada apa-apa dengan penerimaan pajak, pasti akan mempengaruhi anggaran kita," kata presiden, menegaskan.<br /><br />Penuntasan kasus pajak itu adalah salah satu dari lima arahan yang disampaikan oleh Kepala Negara kepada peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kejaksaan Tahun 2010.<br /><br />Arahan presiden yang lain terkait dengan penuntasan kasus-kasus korupsi, pencegahan dan penanggulangan terorisme, kasus-kasus narkoba, dan pembalakan liar.<br /><br />Presiden Yudhoyono memberikan perhatian khusus pada kasus terorisme. Menurut dia, terorisme telah mengganggu ketentraman masyarakat. Terorisme juga telah meruntuhkan kepercayaan dunia kepada Indonesia.<br /><br />Oleh karena itu, Presiden meminta semua aparat penegak hukum, termasuk kejaksaan, ikut serta menanggulanginya.<br /><br />Kejaksaan Agung menggelar Rakernas mulai 13 Desember 2010 hingga 15 Desember 2010. Rakernas itu membahas evaluasi kinerja kejaksaan selama setahun terakhir dan mendiskusikan kecenderungan perkembangan hukum yang terjadi di masyarakat.<br /><br />Jaksa Agung Basrief Arief dalam laporannya mengatakan, Rakernas akan membahas lima agenda, yaitu optimalisasi kerja kejaksaan tinggi, perkembangan reformasi birokrasi kejaksaan, tata laksana dan standar operasi prosedur, pelaksanaan pemulihan kepercayaan masyarakat, serta hambatan dan tantangan ke depan.<br /><br />Setelah membuka Rakernas Kejaksaan 2010, Presiden pada Senin pukul 13.00 WIB dijadwalkan menerima peserta program pendidikan reguler angkatan XLV Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).<br /><br />Pada pukul 15.30 WIB, Presiden didampingi oleh Ani Yudhoyono dijadwalkan bertolak menuju Jawa Timur melalui Pangkalan TNI AU untuk melakukan kunjungan kerja hingga Kamis, 16 Desember 2010. <strong>(phs/Ant)</strong></p>