Puluhan Pelajar Ikuti Pelatihan Jurnalistik Dan Blog

oleh

Puluhan pelajar dari sejumlah sekolah menengah atas di Yogyakarta dan sekitarnya mengikuti pelatihan jurnalistik dan blog yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika di Hotel Inna Garuda Yogyakarta, Selasa. <p style="text-align: justify;">Puluhan pelajar dari sejumlah sekolah menengah atas di Yogyakarta dan sekitarnya mengikuti pelatihan jurnalistik dan blog yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika di Hotel Inna Garuda Yogyakarta, Selasa.<br /><br />Di dalam pelatihan yang merupakan bagian dari Seminar dan Lokakarya Media Literasi tersebut, menghadirkan sejumlah narasumber yaitu dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Lembaga Pers Dr Soetomo dan juga dari kantor berita Indonesia ANTARA.<br /><br />Direktur Eksekutif Lembaga Pers Dr Soetomo Priyambodo RH memberikan penjelasan tentang arti profesi wartawan dan memberikan dorongan bahwa seluruh masyarakat termasuk pelajar bisa menjalani profesi tersebut.<br /><br />"Pada saat ini, teknologi informasi berkembang dengan sangat pesat sehingga setiap orang bisa menghasilkan berita. Misalnya melalui blog, atau media jejaring sosial lainnya," katanya.<br /><br />Namun demikian, ia berpesan kepada seluruh peserta bahwa menjadi seorang wartawan yang baik harus melalui berbagai proses.<br /><br />Sementara itu, Anggota Dewan Kehormatan PWI Muhammad Nuh Hatumena memberikan penjelasan terkait kode etik jurnalistik sebagai rambu-rambu yang harus dipatuhi wartawan saat menjalankan profesinya.<br /><br />Kode etik jurnalistik yang perlu dipatuhi oleh wartawan di antaranya adalah independen, profesional, memberikan berita yang berimbang, tidak membuat berita bohong, serta menghormati hak narasumber tentang kehidupan pribadinya.<br /><br />"Hak pribadi seseorang ini yang masih kerap dilanggar, dengan alasan untuk kepentingan publik," katanya.<br /><br />Ia juga menjelaskan mengenai standar yang harus dimiliki oleh seorang wartawan yaitu kompetensi, organisasi dan media massa seingga bisa menjalankan tugas dengan baik, benar serta memberikan pelayanan kepada publik.<br /><br />Sementara itu, Koordinator Staf Ahli ANTARA Aat Surya Safaat memberikan sejumlah ulasan tentang penulisan berita yang baik, yaitu mengandung unsur 5W dan 1H (who, what, when, where, why dan how).<br /><br />"Selain itu, berita harus efisien. Sebuah berita yang baik sudah dapat disarikan dengan membaca dua paragraf awal," katanya.<br /><br />Sebelumnya, Kepala Dinas Pehubungan dan Kominfo Provinsi DIY Tjipto Haribowo mengatakan, sejumlah rangkaian kegiatan di dalam seminar dan lokakarya tersebut di antaranya adalah seminar media literasi yang diikuti 80 peserta, pelatihan keterampilan jurnalistik diikuti 60 peserta, lokakarya nasional pembangunan karakter bangsa, serta sosialisasi sistem penanggulangan bencana.<br /><br />"Total peserta yang mengikuti berbagai kegiatan tersebut adalah 300 orang yang berasal dari pelajar, mahasiswa, pramuka, karang taruna, guru, tokoh masyarakat, agamawan, dan mitra kerja strategis Kementerian Komunikasi dan Informatika," katanya.(Eka/Ant)</p>