Rakorev Solusi Menjawab Kebutuhan Pembangunan Di Daerah

oleh

Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) bidang pembangunan setiap triwulan, merupakan solusi menjawab kebutuhan pembangunan di daerah, sekaligus mengoptimalkan pelayanan pada masyarakat. <p style="text-align: justify;">Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) bidang pembangunan setiap triwulan, merupakan solusi menjawab kebutuhan pembangunan di daerah, sekaligus mengoptimalkan pelayanan pada masyarakat. <br /><br />"Rakorev sangat penting dilaksanakan guna menciptakan kolaborasi penyelenggaraan pemerintahan yang solutif dalam menjawab kebutuhan daerah, khususnya kebutuhan masyarakat," kata Gubernur Sulut, SH Sarundajang, saat memimpin Rakorev triwulan pertama tahun 2011 di Manado, Selasa. <br /><br />Pada Rakorev tersebut, setiap Bupati dan Wali Kota se Sulut juga diberikan kesempatan pemaparan hasil pembangunan, terutama memberikan informasi mengenai pertumbuhan pembangunan, kebutuhan daerah, dan kemajuan pelaksanaan pemerintahan. <br /><br />Menurut Sarundajang, otonomi daerah didasarkan pada tiga asas penyelenggaraan pemerintahan, yakni asas desentralisasi, dekonsentrasi dan tugas pembantuan, merupakan bagian dari upaya pemerintahan daerah yang desentralistik dan disesuaikan dengan mekanisme perundangan berlaku. <br /><br />"Dengan adanya Rakorev pembangunan, pemerintah juga dapat mengetahui apa kebutuhan masyarakat dan kondisi sesuai kebutuhan di lapangan," katanya. <br /><br />Kemudian bisa tercipta kesamaan persepsi antara pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam melihat objek pembangunan, sehingga optimal dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. <br /><br />Menjurutnya, tingkat keberhasilan suatu program harus secara menyeluruh, sekaligus ciptakan akuntabilitas kepada publik, karena memang masih banyak permasalahan yang dihadapi setiap daerah di bidang ekonomi, sosial dan pelayanan publik. <br /><br />"Pemerintah Sulut terus berupaya mengedepankan kegiatan yang inovativ, dengan memberikan bantuan bagi usaha kecil menengah, peningkatan produksi pangan dan berusaha mencapai swasembada beras," tambahnya. <br /><br />Kemudian untuk tujuan pembangunan sumber daya manusia, diutamakan pada pendidikan dasar terus dimaksimalkan, program "semua harus sekolah" dengan memberikan bantuan operasional sekolah di daerah dan beasiswa bagi siswa miskin, pemerintah juga meningkatkan pelayanan kesehatan prima bagi ibu hamil yag akan melahirkan. (Eka/Ant)</p>