Ratusan Warga Di Samarinda Blokir Jalan

Ratusan warga dari dua Kelurahan di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), melakukan aksi blokir jalan Padat Karya rusak akibat aktivitas penambangan batu bara. <p style="text-align: justify;">Aksi pemblokiran yang dilakukan warga Kelurahan Sempaja Utara dan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara itu merupakan puncak kekesalan karena jalan rusak, kata seorang Ahmad Rijani, Rabu. <br /><br />"Aksi ini merupakan puncak kekesalan kami akibat rusaknya jalan oleh aktivitas penambangan batu bara," kata Ahmad Rijani yang ditemui disela-sela aksi tersebut. <br /><br />Warga menuntut, Pemerintah Kota Samarinda segera memperbaiki jalan yang rusak dan menutup tambang batu bara yang beroperasi di sepanjang jalan Padat Karya tersebut. <br /><br />"Jika tidak segera diperbaiki dan perusahaan tambang batu bara itu ditutup, kami akan terus memblokir jalan ini," kata Ahmad Rijani. <br /><br />Walaupun terus diguyur hujan, namun ratusan warga tetap bertahan melakukan aksi pemblokiran dengan cara berdiri di tengah jalan. <br /><br />Akibat aksi pemblokiran jalur yang merupakan satu-satunya jalan menuju ke Perumahan Bengkuring dan beberapa perkampungan lainnya, terputus. <br /><br />Puluhan kendaraan terlihat terjebak macet karena pengendara terpaksa berhenti menunggu warga membuka jalur tersebut. <br /><br />Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan, Ridwan Tassa dan Kepala Dinas Pertambangan Kota Samarinda, Rusdi AR yang datang ke lokasi didesak warga agar mengambil kebijakan terkait perbaikan jalan dan penutupan perusahaan tambang batu bara itu. <br /><br />"Kami sangat kecewa sebab kerusakan jalan ini sudah berlangsung lama, namun tidak pernah ada upaya dari Pemkot Samarinda untuk memperbaikinya," katanya. <br /><br />Padahal, aksi pemblokiran pernah juga dilakukan sebelumnya dan pemerintah hanya berjanji namun sampai sekarang tidak ada realisasinya. <br /><br />"Jadi, kami meminta hari ini bapak Ridwan Tassa dan Rusdi AR segera memutuskan untuk menutup aktivitas tambang batu bara itu," ujar seorang warga Supriyadi. <br /><br />Kepada warga, Asisten III Sekkot Samarinda itu berjanji akan segera memenuhi tuntutan mereka. <br /><br />"Besok (Kamis) jalan Padat Karya ini akan kami perbaiki dan kami akan segera mengambil langkah untuk menutup aktivitas tambang batu bara tersebut," katanya. <br /><br />Masalah kerusakan jalan akibat aktivitas tambang batu bara ini tidak hanya menjadi keluhan warga di sekitar perumahan Bengkuring, tetapi juga permasalahan Kota Samarinda, sehingga mendukung dan akan segera mengatasinya, kata Ridwan Tassa. <br /><br />Usai mendapat penjelasan dari Asisten III dan Kepala Dinas Pertambangan Kota Samarinda, warga akhirnya bersedia membuka jalan yang diblokir tersebut. <br /><br />Namun, sebelum membubarkan diri, warga juga meminta Ridwan Tassa dan Rusdi AR meninjau kerusakan jalan dan aktivitas penambangan batu bara yang persis berada di pinggir jalan Padat Karya.<strong>(das/ant)</strong></p>