Rencana Pembangunan Bank Sapi Dinilai Positif

oleh

Rencana Komite Perdamaian Dunia (The World Peace Committee) untuk membangun Bank Sapi di Provinsi Kaltim 2011 dinilai anggota DPRD Kaltim sebagai langkah positif karena untuk mendukung swasembada daging. <p style="text-align: justify;"> Pernyataan itu disampaikan anggota Komisi II DPRD Kaltim Siti Qomariah saat ditemui di Samarinda, Jumat. <br /><br />Dia berharap agar rencana itu bisa terealisasi karena Kaltim memang layak untuk pengembangan peternakan, terutama jenis sapi. <br /><br />Menurut dia, program itu merupakan yang pertama dan satu-satunya di Indonesia, maka Kaltim harus menjadi pilot project bagi pengembangan program dunia tersebut. <br /><br />Apalagi, lanjutnya, Kaltim memiliki lahan luas dan cukup subur untuk pengembangan, serta didukung potensi alam yang baik sehingga menjadi modal dasar untuk program pengembangan peternakan. <br /><br />Bank sapi sangat penting dipenuhi kebutuhan daging sapi di Kaltim, apalagi hingga saat ini kebutuhan daging sapi untuk masyarakat setempat masih didatangkan dari sejumlah daerah, bahkan dari luar negeri. <br /><br />Guna mencapai hal itu, maka perlu dilakukan terobosan sistem peternakan sapi yang melibatkan banyak pihak sehingga banyak elemen yang bisa meresakan dampak positif atas adanyaa bank sapi tersebut. <br /><br />Pemprov Kaltim juga diminta menyediakan sarana dan prasarana terkait rencana ini agar cepat terealisasi. Misalnya menyediakan tempat pemotongan hewan yang Islami yang dilakukan dengan higienis dan halal karena sebagian masyarakat Indonesia termasuk di Kaltim adalah Muslim. <br /><br />Pembangunan bank sapi ini akan dibiayai dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) oleh berbagai perusahaan besar dan badan usaha milik negara maupun daerah (BUMN/BUMD) yang beroperasi di Kaltim. <br /><br />Dana disalurkan melalui Koperasi Nusantara Damai Kaltim, untuk selanjutnya akan dibelanjakan sapi yang pememliharaannya diserahkan secara plasma (petani dan peternak). <br /><br />Untuk tahap awal, diperkirakan akan didatangkan sapi sebanyak seribu ekor guna dikembangkan menjadi sapi bibit (pembibitan) maupun sapi potong. <br /><br />Pembentukan bank sapi ini merupakan perwujudan kesepakatan bersama Pemprov Kaltim dengan Komite Perdamaian Dunia yang dilakukan Gubernur Kaltim dan Presiden Komite Perdamaian Dunia pada 12 Maret 2010 tentang Pengembangan Peternakan Sapi Terpadu. <strong>(das/ant)</strong></p>